5 Insiden Taksi Listrik Green SM yang Jadi Sorotan, dari Tabrak Restoran hingga Picu Efek Domino Kecelakaan Kereta

Berita, Nasional12 Dilihat

Galuh Info – Nama perusahaan taksi listrik Green SM tengah menjadi sorotan publik usai insiden tragis yang melibatkan armadanya di kawasan perlintasan sebidang JPL 85 Ampera, Bekasi Timur, pada Senin malam, 27 April 2026. Peristiwa tersebut memicu rangkaian kecelakaan yang berujung pada tabrakan antara KRL jurusan Cikarang dan KA Argo Bromo Anggrek di area Stasiun Bekasi Timur.

Insiden bermula saat satu unit taksi Green SM dilaporkan mati di tengah perlintasan kereta. Kendaraan itu kemudian tertemper KRL yang melintas, sehingga mengganggu jalur perjalanan kereta lain di belakangnya.

Gangguan tersebut diduga menjadi salah satu faktor efek domino yang menyebabkan kecelakaan lebih besar ketika KRL yang berhenti di Stasiun Bekasi Timur tertabrak Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek.

Peristiwa ini memantik reaksi luas dari warganet. Banyak pihak menyoroti rekam jejak sejumlah insiden yang sebelumnya juga melibatkan armada taksi listrik asal Vietnam tersebut di berbagai wilayah.

Sepanjang 2025 hingga 2026, beberapa kecelakaan yang melibatkan Green SM sempat viral di media sosial dan menjadi bahan evaluasi publik terkait keselamatan operasional.

Berikut lima insiden taksi Green SM yang pernah menjadi sorotan:

Pada 1 Januari 2026, satu armada Green SM terperosok ke dalam selokan di kawasan Ciracas, Jakarta Timur. Pengemudi disebut mengalami kelelahan hingga kehilangan kendali atas kendaraan.

Beberapa hari kemudian, tepatnya 9 Januari 2026, satu unit taksi Green SM menabrak restoran ayam goreng di Tangerang. Mobil dilaporkan mundur tanpa pengemudi dan menghantam kaca jendela dekat pintu masuk.

Sebelum menabrak restoran, kendaraan itu juga sempat menghantam tiang listrik di pinggir jalan. Kasus tersebut akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan dengan ganti rugi sebesar Rp4 juta kepada pemilik usaha.

Pada 5 Februari 2026, kecelakaan tunggal kembali terjadi di kawasan Citra Garden City, Jakarta Barat. Dalam video yang beredar, setengah badan mobil terlihat naik ke separator taman jalan.

Sementara itu, pada 31 Desember 2025, sopir taksi Green SM diduga menerobos palang pintu kereta api di lintas Stasiun Kampung Bandan–Kemayoran meski kondisi perlintasan sudah ditutup.

Akibat tindakan tersebut, mobil tertabrak kereta rangkaian KA L303-2. Beruntung, sopir berhasil keluar dari kendaraan sebelum benturan terjadi sehingga tidak ada korban jiwa.

Insiden lain terjadi pada 6 Maret 2025, ketika satu unit taksi listrik Green SM menabrak bus TransJakarta yang sedang berhenti di Jalan Raya Lenteng Agung, Jagakarsa, Jakarta Selatan.

Bus saat itu tengah menaikkan dan menurunkan penumpang. Peristiwa tersebut menambah daftar panjang kecelakaan yang melibatkan armada perusahaan tersebut.

Menanggapi kejadian terbaru di Bekasi Timur, pemerintah menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap operasional Green SM.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perhubungan akan meninjau kembali sistem pengamanan dan prosedur keselamatan perusahaan.

Langkah evaluasi itu dinilai penting agar insiden serupa tidak kembali terjadi, terutama di area rawan seperti perlintasan kereta api yang membutuhkan standar keselamatan tinggi.

Fauzi GI

Komentar