64 Persen Pelaku UMKM di Ciamis Dikelola Perempuan, GOW Dorong Kemandirian Ekonomi Menuju Indonesia Emas 2045

GOW dan IKIAD Kabupaten Ciamis mendorong perempuan pelaku UMKM agar semakin mandiri, produktif, dan berdaya saing melalui pemanfaatan teknologi digital.

Berita, Nasional82 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFO –Sebanyak 64 persen pelaku UMKM di Ciamis merupakan perempuan. Data ini menunjukkan besarnya peran perempuan dalam menggerakkan ekonomi daerah. Perempuan juga memperkuat sektor usaha mikro, kecil, dan menengah di Kabupaten Ciamis.

Data itu menjadi sorotan utama dalam Seminar Perempuan Berdaya yang digelar Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Ciamis bersama Ikatan Keluarga Istri Anggota Dewan (IKIAD) Kabupaten Ciamis, Selasa (14/7/2026). Seminar bertema “Perempuan Berdaya Ekonomi, Sejahtera Menuju Indonesia Emas 2045” itu diikuti perwakilan organisasi perempuan, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan.

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas perempuan. Mereka didorong agar mandiri secara ekonomi, produktif, dan mampu memperkuat kesejahteraan keluarga. Seminar ini juga mendukung pembangunan Kabupaten Ciamis.

64 Persen Pelaku UMKM di Ciamis Perempuan Jadi Kekuatan Ekonomi Daerah

Dalam seminar itu dijelaskan bahwa perempuan tidak hanya berperan sebagai pengelola rumah tangga. Mereka juga menjadi penggerak ekonomi melalui berbagai bidang usaha. Selain mendominasi pelaku UMKM, perempuan juga mencapai sekitar 50,5 persen dari total penduduk Kabupaten Ciamis.

Komposisi ini menjadi modal besar bagi Kabupaten Ciamis. Daerah ini bisa memperkuat ekonomi berbasis keluarga dan komunitas. Semakin banyak perempuan mengembangkan usaha produktif, semakin besar peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Ini potensi yang luar biasa. GOW punya peran strategis untuk mengoptimalkan kontribusi perempuan, mulai dari keluarga, masyarakat, hingga pembangunan bangsa,” ujar narasumber dalam seminar.

Teknologi Digital Membuka Peluang Baru bagi UMKM Perempuan

Seminar juga menyoroti perkembangan teknologi digital. Teknologi ini membuka peluang lebih luas bagi perempuan untuk membangun usaha dari rumah. Melalui platform digital, pelaku UMKM bisa memasarkan produk, memperluas pelanggan, dan meningkatkan pendapatan.

Perempuan juga dituntut lebih adaptif terhadap perubahan pasar. Karena itu, pemanfaatan teknologi digital menjadi kunci untuk meningkatkan daya saing UMKM di Kabupaten Ciamis.

Narasumber menegaskan bahwa perempuan berdaya tidak hanya diukur dari keberhasilan usaha. Perempuan juga harus mampu menciptakan keluarga yang harmonis, sehat, dan mendukung tumbuh kembang anggota keluarga.

GOW dan IKIAD Perkuat Peran Perempuan Menuju Indonesia Emas 2045

Melalui seminar ini, GOW dan IKIAD Kabupaten Ciamis memperkuat komitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya perempuan. Langkah ini menjadi bagian dari persiapan menuju Indonesia Emas 2045.

Kedua organisasi itu mendorong lahirnya perempuan yang mandiri, inovatif, dan mampu mengembangkan usaha secara berkelanjutan. Mereka juga ingin memperluas jejaring antarpelaku UMKM perempuan. Caranya melalui pelatihan, pendampingan, dan penguatan akses teknologi digital.

Dengan jumlah pelaku UMKM perempuan yang mencapai 64 persen, Kabupaten Ciamis punya peluang besar memperkuat ekonomi daerah. Dukungan terhadap keterampilan, literasi digital, dan akses pasar diharapkan melahirkan lebih banyak wirausaha perempuan yang berdaya saing. Upaya ini juga dapat mempercepat kesejahteraan masyarakat.

FAUZI

Komentar