GALUH.INFO | KBB | – Kebijakan perpanjangan masa Pemetaan Calon Murid Baru (PCMB) yang Dinas Pendidikan Jawa Barat terapkan memicu beragam tanggapan.
Kebijakan tersebut memberi kesempatan kepada calon murid yang belum sempat mendaftar, namun juga menimbulkan tantangan baru bagi peserta lainnya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMAN 1 Sindangkerta, Asep Setiawan, menilai perpanjangan masa pemetaan membuka peluang
yang lebih luas bagi calon peserta didik untuk mengikuti proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027.
Pendaftar Bisa Perbaiki Pilihan Jalur
Menurut Asep, tambahan waktu pendaftaran memungkinkan calon murid yang belum sempat mendaftar atau salah memilih jalur untuk melakukan penyesuaian.
Dengan kebijakan tersebut, peserta masih memiliki kesempatan memperbaiki strategi pendaftaran sesuai kondisi dan nilai yang dimiliki.
“Perpanjangan ini memberikan peluang bagi calon murid yang belum sempat melakukan pendaftaran atau yang ingin berpindah jalur karena sebelumnya salah memilih jalur.
Dengan adanya tambahan waktu, mereka masih bisa memperbaiki pilihannya,” ujar Asep, Rabu (10/6/2026).
Berpotensi Geser Peringkat Pendaftar
Di sisi lain, Asep mengingatkan bahwa perpanjangan masa PCMB juga dapat memengaruhi posisi peserta yang sebelumnya sudah berada dalam kuota penerimaan sekolah tujuan.
Masuknya pendaftar baru dengan nilai lebih tinggi berpotensi mengubah peringkat dan menggeser peserta yang sebelumnya berada di zona aman.
“Calon murid yang sebelumnya sudah berada dalam kuota penerimaan bisa saja tergeser oleh pendaftar lain yang memiliki nilai lebih tinggi.
Jadi, kebijakan ini bisa menjadi kabar baik bagi sebagian orang, tetapi juga menjadi tantangan bagi peserta yang memiliki nilai di batas bawah,” katanya.
Persaingan Semakin Ketat
Asep menjelaskan pergeseran peringkat berpotensi semakin besar ketika peserta dari sekolah lain mengalihkan pilihan ke sekolah dengan tingkat persaingan yang tinggi.
Kondisi tersebut membuat proses pemetaan menjadi lebih dinamis hingga batas akhir pendaftaran.
“Ketika masa pemetaan diperpanjang, peserta dari sekolah lain yang memiliki nilai tinggi bisa masuk ke pilihan sekolah tertentu dan menggeser pendaftar yang sebelumnya sudah berada dalam kuota,” ujarnya.
Jadi Bahan Evaluasi Pelaksanaan SPMB
Menurut Asep, kondisi tersebut perlu menjadi perhatian panitia pelaksana agar pelaksanaan PCMB dan SPMB di masa mendatang berjalan lebih optimal.
Ia berharap evaluasi menyeluruh dapat menghasilkan sistem yang lebih adil dan memberikan kepastian bagi seluruh calon murid.
“Hal ini tentu menjadi bahan evaluasi dan perhatian bagi panitia pelaksana ke depan,” pungkasnya.
Asted gi







Komentar