Tukang Tambal Ban di Banjaran Rela Rogoh Kocek Pribadi Demi KIM Tetap Aktif Layani Informasi Masyarakat

Anggota KIM Tetap Aktif Meski Berprofesi Tukang Tambal Ban

Berita, Daerah0 Dilihat

Bandung | Galuh.info ~ Dedikasi terhadap keterbukaan informasi masyarakat ditunjukkan Dede Hardi, anggota Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung.

Meski bekerja sebagai tukang tambal ban, Dede tetap aktif mengikuti berbagai kegiatan KIM dan mendukung operasional organisasi tersebut dengan biaya pribadi.

Menurut Dede, keterbatasan anggaran tidak pernah menghalanginya untuk terus berkontribusi dalam menyebarkan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Saya sehari-hari bekerja sebagai tukang tambal ban. Namun saya tetap berusaha membagi waktu untuk kegiatan KIM karena ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat,” ujar Dede Hardi kepada wartawan, Senin (15/06/2026).

Dana Pribadi Digunakan untuk Menjalankan Kegiatan KIM

Dede mengaku beberapa kegiatan KIM terpaksa berjalan dengan dukungan dana pribadi dari para anggota.

Ia memilih tetap bergerak meski menghadapi berbagai keterbatasan agar masyarakat tetap mendapatkan informasi yang akurat dan terpercaya.

“Beberapa kegiatan kami jalankan menggunakan dana pribadi agar KIM tetap aktif dan memberikan manfaat,” katanya.

Menurutnya, keterlibatan dalam KIM bukan untuk kepentingan pribadi, melainkan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan informasi masyarakat.

KIM Dinilai Berperan Strategis

Dede menilai KIM memiliki peran penting dalam membantu pemerintah menyampaikan program dan kebijakan kepada masyarakat hingga tingkat desa dan kelurahan.

Karena itu, ia berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap keberlangsungan organisasi tersebut, terutama dalam hal dukungan operasional.

“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah, terutama terkait dukungan operasional. Selama ini KIM membantu menyampaikan informasi dan program pemerintah kepada masyarakat,” ujarnya.

Ia menilai dukungan yang memadai akan membuat KIM semakin optimal menjalankan tugasnya sebagai penyebar informasi publik.

Pertanyakan Pengukuhan KIM Kabupaten Bandung

Selain persoalan operasional, Dede juga mempertanyakan kelanjutan rencana pengukuhan KIM Kabupaten Bandung. Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Bandung berencana mengukuhkan KIM tersebut melalui Bupati Bandung

Hingga pertengahan tahun 2026, pengukuhan tersebut belum terlaksana.

Menurut Dede, pengukuhan memiliki arti penting bagi penguatan kelembagaan sekaligus bentuk pengakuan terhadap kontribusi KIM dalam mendukung penyebaran informasi kepada masyarakat.

“Kami juga mempertanyakan rencana pengukuhan KIM oleh Bupati Bandung yang sebelumnya pernah disampaikan. Sampai sekarang belum terlaksana dan kami belum mengetahui alasan penundaannya,” katanya.

Berharap Dukungan Nyata dari Pemerintah

Dede berharap pemerintah daerah segera merealisasikan pengukuhan KIM Kabupaten Bandung dan memberikan dukungan yang lebih nyata terhadap keberadaan organisasi tersebut.

Ia meyakini dukungan kelembagaan dan operasional akan meningkatkan peran KIM sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat.

Dengan dukungan yang lebih baik, KIM dapat semakin aktif menyebarkan informasi yang edukatif, konstruktif, dan mendukung pembangunan daerah.

asted

Komentar