Viral Gedung Kopdes Merah Putih Dipakai Badminton, Menkop Ferry Juliantono: Enggak Apa-apa, Sementara

Berita, Olahraga369 Dilihat

CILACAP, GALUH.INFO – Video warga bermain badminton di dalam Gedung Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih Desa Sikanco, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, sempat viral dan memicu beragam tanggapan publik. Sejumlah pihak bahkan menduga gedung tersebut telah dialihfungsikan menjadi lapangan badminton.

Namun, Pemerintah Desa Sikanco membantah dugaan tersebut. Pemdes menegaskan penggunaan gedung hanya berlangsung sementara untuk pertandingan badminton dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono juga menanggapi penggunaan sementara Gedung Kopdes Merah Putih untuk kegiatan olahraga. Ferry mengaku tidak mempermasalahkan pemanfaatan gedung selama koperasi belum menjalankan kegiatan operasional.

“Enggak apa-apa, bentar kan. Tapi kan bentar lagi operasional lagi,” kata Ferry di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (17/8/2026).

Pernyataan itu sekaligus menjawab polemik yang muncul setelah video warga bermain badminton di dalam gedung tersebut beredar luas di media sosial.

Menkop: Kopdes Segera Jalankan Operasional

Ferry Juliantono mengatakan pemerintah tengah mempersiapkan sejumlah langkah untuk mendukung operasional Koperasi Desa Merah Putih. Salah satunya melalui penyusunan regulasi yang akan mengatur pelaksanaan kegiatan koperasi.

Selain itu, pemerintah juga mulai menyiapkan para manajer koperasi. Karena itu, Ferry optimistis kegiatan operasional Kopdes dapat segera berjalan.

“Bentar lagi akan ada Peraturan Presiden tentang operasionalnya,” beber Ferry.

Ia menambahkan, persiapan sumber daya manusia juga berjalan bersamaan dengan penyusunan regulasi.

“Bersamaan dengan manajer koperasi juga sudah mulai dipersiapkan. Dan sudah, langsung jalan,” sambungnya.

Dengan demikian, penggunaan sementara Gedung Kopdes Merah Putih Desa Sikanco untuk kegiatan masyarakat akan berakhir ketika koperasi mulai menjalankan fungsi dan kegiatan operasionalnya.

Video Badminton di Dalam Gedung Kopdes Sempat Viral

Sebelumnya, rekaman berdurasi sekitar 14 detik memperlihatkan sejumlah warga tengah bermain badminton di dalam gedung yang disiapkan untuk kegiatan Koperasi Desa Merah Putih.

Video tersebut memperlihatkan permukaan berwarna hijau menyerupai lapangan badminton. Sejumlah pemain terlihat bertanding layaknya menggunakan lapangan olahraga di dalam ruangan.

Kondisi itu kemudian memunculkan kecaman dan pertanyaan dari sebagian publik. Mereka mempertanyakan penggunaan bangunan yang seharusnya mendukung aktivitas koperasi.

Namun, Pemdes Sikanco kemudian memberikan klarifikasi. Sekretaris Desa Sikanco, Atik Setiawan, menegaskan pemerintah desa tidak mengalihfungsikan Gedung Kopdes menjadi lapangan badminton.

Pemdes Sikanco Tegaskan Bukan Alih Fungsi Bangunan

Atik menjelaskan bahwa pemerintah desa hanya memanfaatkan gedung tersebut untuk kegiatan pertandingan badminton dalam rangka peringatan HUT ke-81 RI tingkat desa.

Menurutnya, kegiatan tersebut berlangsung dalam waktu terbatas dan tidak mengubah fungsi utama bangunan.

“Memang benar gedung digunakan untuk pertandingan badminton,” kata Atik dalam video klarifikasinya, dikutip Selasa (18/8/2026).

Ia kemudian menegaskan bahwa kegiatan olahraga tersebut hanya bersifat sementara.

“Namun, hanya sementara sebagai bagian dari perlombaan HUT RI dan bukan dialihfungsikan menjadi lapangan badminton,” imbuhnya.

Pertandingan badminton berlangsung selama empat hari, yakni pada 4 hingga 7 Agustus 2026. Warga dari sejumlah dusun di Desa Sikanco mengikuti perlombaan tersebut.

Setelah kegiatan selesai, panitia langsung membongkar seluruh perlengkapan pertandingan.

Karpet Hijau Bukan Lapangan Permanen

Atik juga menjelaskan asal-usul permukaan hijau yang terlihat dalam video viral. Menurutnya, panitia memasang karpet khusus selama pertandingan berlangsung.

Karpet tersebut membuat tampilan lantai gedung menyerupai lapangan badminton permanen. Namun, panitia hanya memasangnya selama kegiatan HUT RI.

“Karpetnya memang berwarna hijau sehingga kalau dilihat dari video seolah-olah seperti lapangan tetap, padahal setelah kegiatan selesai langsung kami bongkar dan gulung kembali,” jelas Atik.

Pemdes memastikan panitia telah membongkar karpet dan perlengkapan pertandingan setelah perlombaan berakhir. Dengan demikian, gedung kembali dalam kondisi semula.

Gedung Dipilih karena Kopdes Belum Beroperasi

Pemerintah Desa Sikanco menjelaskan alasan memilih Gedung Kopdes Merah Putih sebagai lokasi pertandingan. Menurut Atik, koperasi tersebut belum menjalankan kegiatan operasional sehingga bangunan masih dapat dimanfaatkan sementara untuk kegiatan masyarakat.

“Selama Kopdes belum beroperasi, gedung untuk sementara kami manfaatkan untuk kegiatan desa yang positif dan tidak mengganggu fungsi bangunan,” ungkap Atik.

Pemdes juga mengaku telah berkoordinasi dengan Babinsa setempat sebelum menggunakan gedung untuk kegiatan masyarakat.

Menurut Atik, pemerintah desa membatasi pemanfaatan bangunan hanya untuk kegiatan yang bersifat positif dan tidak merusak atau mengganggu fungsi Gedung Kopdes.

“Kami sudah berkoordinasi dengan Babinsa, dan selama kegiatannya positif tentu bisa dimanfaatkan, tetapi untuk kegiatan yang tidak baik tentu tidak akan kami izinkan,” bebernya.

Polemik penggunaan Gedung Kopdes Merah Putih Desa Sikanco kini mendapat penjelasan dari pemerintah desa dan tanggapan langsung dari Menteri Koperasi. Pemdes menegaskan tidak mengubah fungsi gedung secara permanen, sementara Menkop menyebut penggunaan sementara untuk kegiatan masyarakat tidak menjadi persoalan selama Kopdes belum beroperasi.

Meski demikian, perhatian publik terhadap pemanfaatan bangunan Kopdes tetap menjadi catatan. Kejelasan aturan dan mekanisme penggunaan gedung sebelum kegiatan koperasi berjalan dinilai penting agar pemanfaatannya tetap sesuai fungsi serta tidak menimbulkan kesalahpahaman di masyarakat.

fauzi

Komentar