Bandung | Galuh.info – Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Provinsi Jawa Barat dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027. Kegiatan strategis tersebut digelar di Gedung Pakuan, Bandung, Rabu (15/04/2026).
Forum tahunan ini menjadi momentum penting dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah yang selaras dengan prioritas nasional. Musrenbang dihadiri oleh Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus, pimpinan DPRD Provinsi Jawa Barat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Jabar, serta seluruh bupati dan wali kota se-Jawa Barat.
Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengusung tema pembangunan RKPD Tahun 2027, yakni “Pengembangan Produktivitas Perekonomian Berbasis Penguatan Sumber Daya Manusia dan Tata Kelola Pembangunan.” Tema ini menjadi pijakan strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, berkelanjutan, dan merata di seluruh wilayah Jawa Barat.
Dalam sambutannya, Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus menegaskan bahwa dokumen perencanaan pembangunan daerah merupakan bagian integral dari sistem perencanaan pembangunan nasional. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, serta seluruh pemangku kepentingan.
“Perencanaan pembangunan daerah harus mampu mengintegrasikan rencana tata ruang dengan rencana pembangunan daerah, serta disusun berdasarkan kondisi, potensi, dan dinamika perkembangan daerah maupun nasional,” ujarnya.
Ia menambahkan, sinkronisasi antara perencanaan daerah dan nasional menjadi faktor krusial dalam memastikan keberhasilan pembangunan. Konsistensi antar dokumen perencanaan serta keselarasan strategi dan program dinilai sebagai kunci dalam mencapai target pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, memaparkan arah kebijakan pembangunan tahun 2027 yang menitikberatkan pada peningkatan konektivitas antarwilayah. Fokus pembangunan tersebut mencakup infrastruktur jalan, penerangan jalan umum (PJU), pemasangan CCTV, pembangunan drainase, marka jalan, hingga penataan kawasan perkotaan.
Menurutnya, konektivitas menjadi prioritas utama, terutama untuk membuka akses wilayah yang masih terisolasi melalui pengembangan jalan provinsi. Upaya ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di seluruh daerah.
Di sektor pendidikan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga berkomitmen meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pembangunan Unit Sekolah Baru (USB) dan rehabilitasi Ruang Kelas Baru (RKB). Namun demikian, masih terdapat tantangan dalam pemenuhan tenaga pendidik seiring meningkatnya jumlah guru yang memasuki masa pensiun.
“Ke depan, kita harus lebih konsisten dalam kebijakan pengangkatan guru agar kebutuhan tenaga pendidik tetap terpenuhi,” ungkap Dedi Mulyadi.
Mengakhiri sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus berfokus pada pemenuhan layanan dasar masyarakat, pemerataan pembangunan, serta menjaga nilai-nilai ideologis, historis, dan filosofis dalam setiap kebijakan.
Ia juga mengingatkan para kepala daerah untuk senantiasa membangun komunikasi yang efektif dengan masyarakat menggunakan bahasa yang sederhana, jelas, dan mudah dipahami.
Keikutsertaan Bupati Ciamis dalam forum strategis ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan provinsi. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam merumuskan arah pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan menuju Jawa Barat yang maju dan berdaya saing pada tahun 2027.
Penulis: Fauzi Gi








Komentar