Detik-detik Penyelamatan 2 WNA Rusia yang Terjebak di Tebing Pantai Cemongkak Bali Dievakuasi Pakai Helikopter

Berita, Nasional36 Dilihat

Galuh Info – Momen dramatis penyelamatan dua warga negara asing (WNA) asal Rusia di bawah tebing Pantai Cemongkak, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan, Bali, menjadi perhatian publik. Keduanya dievakuasi menggunakan helikopter setelah terjebak di area berbahaya dengan ancaman gelombang laut yang terus meninggi.

Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis, 23 April 2026. Dua WNA Rusia yang terlibat diketahui bernama Sergei Starostin (51) dan Diana Zolotova (20). Keduanya ditemukan berada di bawah tebing pantai dan tidak dapat naik kembali ke jalur aman.

Kondisi lokasi yang sulit dijangkau melalui jalur darat membuat tim SAR memutuskan melakukan evakuasi lewat udara. Helikopter milik SGi Air Bali diterjunkan untuk mempercepat proses penyelamatan.

Langkah cepat ini diambil demi menghindari risiko yang lebih besar, mengingat posisi korban berada dekat bibir laut dan terancam gelombang pasang.

Kepala Kantor Basarnas Bali, I Nyoman Sidakarya, menjelaskan bahwa laporan awal diterima dari seorang staf Beach Club El Kabron bernama Fika. Informasi tersebut masuk ke Kantor SAR Denpasar sekitar pukul 13.10 Wita.

Menurutnya, kejadian bermula sekitar pukul 11.30 Wita. Setelah menerima laporan, tim SAR langsung bergerak menyiapkan misi penyelamatan.

Sebanyak lima personel diterbangkan menuju lokasi menggunakan helikopter yang lepas landas dari Hellyport Benoa pada pukul 14.46 Wita.

Sekitar 12 menit kemudian, helikopter tiba di titik kejadian dan langsung melakukan proses evakuasi dengan sistem hoisting, yakni teknik penarikan korban menggunakan tali dari udara.

Metode ini dipilih karena kondisi medan yang ekstrem dan tidak memungkinkan penggunaan akses biasa.

Petugas SAR harus turun menggunakan tali untuk menjangkau kedua korban yang berada jauh di bawah tebing.

Dalam prosesnya, tim berpacu dengan waktu karena gelombang laut terus mengalami kenaikan.

Meski begitu, Sidakarya memastikan tidak ada kendala besar selama operasi berlangsung. Namun, kecepatan menjadi faktor penting agar keselamatan korban tetap terjamin.

“Tidak ada permasalahan signifikan, tetapi proses harus dilakukan lebih cepat karena melihat gelombang yang cukup naik,” ungkapnya.

Satu per satu korban berhasil diangkat ke helikopter dan dibawa menuju lokasi aman.

Helikopter kemudian mendarat di Hellyport SGi Air Bali sekitar pukul 15.15 Wita.

Kedua korban dinyatakan selamat tanpa luka serius. Namun, Sergei Starostin mengalami luka ringan di bagian kaki dan siku kiri.

Tim medis dari Klinik Nusa Medika memberikan penanganan di lokasi. Meski demikian, keduanya menolak pemeriksaan lanjutan di rumah sakit.

Video proses evakuasi yang dibagikan Kantor SAR Denpasar pun memperlihatkan detik-detik menegangkan saat korban ditarik menggunakan tali menuju helikopter.

Aksi heroik tersebut menuai apresiasi luas karena berhasil menyelamatkan nyawa dua wisatawan di tengah kondisi alam yang berbahaya.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi wisatawan untuk selalu waspada saat beraktivitas di area tebing maupun pesisir pantai yang memiliki risiko tinggi.

Fauzi GI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *