Dian Budiana Hadiri Gelar Budaya Mekarmukti, Tegaskan Budaya sebagai Pilar Pembangunan

Berita, Daerah40 Dilihat

GALUH INFO, CIAMIS – Semangat pelestarian budaya kembali menggema di Kabupaten Ciamis melalui gelaran seni budaya yang berlangsung di Desa Mekarmukti, Kecamatan Cisaga, pada 3 Maret 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Ciamis, Dian Budiana, yang hadir mewakili Bupati Ciamis.

Acara yang digagas oleh Dewan Kebudayaan Kabupaten Ciamis itu menjadi ruang ekspresi sekaligus ajang silaturahmi antarbudayawan, seniman, serta masyarakat dari berbagai daerah. Kehadiran tamu dari luar Kabupaten Ciamis, termasuk budayawan dari Jambi dan Garut, menambah warna dalam perhelatan tersebut.


Dalam sambutannya, Dian Budiana menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya gelar budaya tersebut. Menurutnya, kegiatan semacam ini menjadi bukti nyata bahwa kebudayaan merupakan salah satu pondasi utama dalam pembangunan masyarakat yang partisipatif.

Ia menegaskan, budaya bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan kekuatan yang dapat mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam membangun daerah. Karena itu, pelestarian budaya harus menjadi gerakan bersama yang melibatkan seluruh elemen, termasuk generasi muda.

“Gelar budaya ini adalah bentuk nyata bahwa kebudayaan memiliki posisi strategis dalam pembangunan. Partisipasi masyarakat yang aktif melalui kegiatan seni dan budaya menjadi kekuatan sosial yang sangat penting,” ujarnya.

Dian juga menyoroti antusiasme para seniman lokal yang turut ambil bagian dalam acara tersebut. Menurutnya, keterlibatan langsung para pelaku seni di bawah koordinasi Dewan Kebudayaan menjadi bukti bahwa kolaborasi budaya dapat memperkuat identitas daerah.

Selain sebagai hiburan, pertunjukan seni yang disajikan juga memiliki nilai edukatif. Melalui pementasan budaya, masyarakat diajak memahami pentingnya menjaga tradisi sekaligus mengembangkan kreativitas agar budaya tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

Ia menilai, kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran berharga bagi generasi muda. Mereka tidak hanya diperkenalkan pada akar budaya daerah, tetapi juga diberi ruang untuk memahami bagaimana budaya dapat dikemas secara menarik dan modern.

“Generasi muda harus memiliki dasar yang kuat dalam memahami budaya. Dari situ mereka dapat melanjutkan perjuangan menjaga warisan leluhur, sekaligus mengemasnya agar lebih dekat dengan masyarakat luas,” tambahnya.

Menurut Dian, kemampuan mengelola tampilan budaya secara kreatif akan membuka peluang keterlibatan yang lebih besar, baik dari komunitas seni maupun masyarakat umum. Dengan demikian, budaya tidak hanya menjadi simbol identitas, tetapi juga media pemersatu.

Ia berharap kegiatan serupa terus digelar secara berkelanjutan di berbagai wilayah Kabupaten Ciamis. Sebab, ruang budaya yang hidup akan memperkuat kebersamaan dan menjaga keberlanjutan nilai-nilai lokal.

Gelar budaya di Desa Mekarmukti pun menjadi cerminan bahwa desa dapat menjadi pusat lahirnya kreativitas berbasis tradisi. Ketika masyarakat bergerak bersama, budaya akan tumbuh menjadi kekuatan pembangunan yang berkelanjutan.

Dengan dukungan pemerintah daerah, komunitas budaya, serta partisipasi masyarakat, Ciamis terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga dan mengembangkan kekayaan budaya sebagai aset masa depan.

Fauzi gi

Komentar