DPRD Kabupaten Bandung Dorong KIM Jadi Garda Terdepan Tangkal Hoaks hingga Tingkat RT dan RW

Berita, Daerah46 Dilihat

Kabupaten Bandung | Galuh.info – DPRD Kabupaten Bandung memperkuat dukungan terhadap Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi publik yang akurat, kredibel, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dukungan tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bandung, H. Firman B. Sumantri, M.B.A., saat memberikan keynote speech pada kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) KIM Pinter Digital di Universitas Bale Bandung (UNIBBA), Rabu (17/6/2026).

Firman menilai KIM memiliki peran strategis sebagai pusat informasi masyarakat sekaligus benteng pertama dalam menangkal penyebaran hoaks di era digital.

DPRD Dukung Penguatan Peran KIM

Firman menegaskan DPRD Kabupaten Bandung mendukung penguatan kapasitas dan peran KIM di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.

Ia berharap KIM mampu menjadi kehumasan masyarakat yang aktif menyampaikan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami mendukung KIM sebagai kehumasan informasi di masyarakat. Informasi yang beredar harus terbebas dari hoaks.

Dengan adanya KIM, informasi dapat tersaring sehingga masyarakat memperoleh informasi yang benar dan terpercaya,” ujar Firman.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan sumber informasi yang kredibel untuk menghadapi derasnya arus informasi di media digital dan media sosial.

DPRD Siap Dorong Dukungan Program dan Anggaran

Firman mengajak pengurus KIM untuk terus menjalin komunikasi dengan DPRD Kabupaten Bandung dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo).

Ia meminta KIM menyampaikan program kerja, kebutuhan organisasi, serta berbagai usulan yang dapat mendukung pengembangan kelembagaan.

“KIM perlu menyampaikan kebutuhan dan programnya kepada DPRD maupun Diskominfo.

Jika ada usulan yang disampaikan melalui Diskominfo, kami akan mendorong agar mendapat perhatian dan dukungan anggaran untuk kegiatan KIM,” katanya.

Ia menegaskan DPRD siap memberikan dukungan terhadap program-program yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Sebanyak 118 KIM Telah Terbentuk di Desa

Firman mengapresiasi terbentuknya 118 unit KIM di tingkat desa yang tersebar di Kabupaten Bandung.

Menurutnya, capaian tersebut menunjukkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan informasi publik.

Meski demikian, ia menilai sosialisasi tugas dan fungsi KIM masih perlu diperluas agar masyarakat lebih memahami peran dan keberadaan organisasi tersebut.

Ia berharap KIM semakin aktif memperkenalkan diri kepada masyarakat sebagai mitra pemerintah yang membantu menyampaikan informasi pembangunan dan pelayanan publik.

KIM Didorong Menjangkau RT dan RW

Firman menginginkan peran KIM tidak hanya aktif di tingkat desa.

Ia mendorong organisasi tersebut memperluas jangkauan hingga tingkat RT dan RW agar penyebaran informasi dapat berlangsung lebih efektif.

“Jangan hanya berhenti di tingkat desa. Ke depan, peran KIM harus menjangkau hingga tingkat RT dan RW.

Komunikasi di masyarakat sebenarnya sudah berjalan, tetapi belum terprogram secara baik. KIM dapat menjadi wadah yang mengelola arus informasi secara terstruktur,” ujarnya.

Menurut Firman, masyarakat selama ini telah membangun komunikasi secara alami. Namun, KIM dapat mengelola komunikasi tersebut secara lebih terarah dan sistematis.

DPRD Siap Sosialisasikan Peran Strategis KIM

Firman berharap pengurus KIM segera melakukan audiensi dengan DPRD Kabupaten Bandung.

Menurutnya, langkah tersebut penting untuk meningkatkan pemahaman anggota dewan terhadap peran, fungsi, serta kebutuhan organisasi KIM di lapangan.

Ia menegaskan DPRD berkomitmen membantu memperkenalkan KIM kepada masyarakat sebagai mitra pemerintah dalam penyebaran informasi publik.

“Kegiatan KIM ini sangat positif. Tinggal bagaimana kita bersama-sama memperkuat sosialisasi dan dukungannya agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” pungkasnya.

DPRD Kabupaten Bandung berharap sinergi antara KIM, pemerintah daerah, dan masyarakat terus meningkat.

Pemerintah dan KIM menargetkan kolaborasi tersebut mampu membangun ekosistem informasi yang sehat, edukatif, dan bebas hoaks hingga ke tingkat akar rumput

Fauzi

Komentar