FLS2N Tingkat SD Jadi Ajang Kreativitas, 189 Peserta Ramaikan Tujuh Cabang Seni

Puluhan Sekolah Ikut Meriahkan FLS2N Tingkat SD

Berita, Daerah23 Dilihat

CIAMIS | GALUH INFO — Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) tingkat Kecamatan Ciamis berlangsung meriah bertempat di Cisadap dengan melibatkan 40 sekolah dan 189 peserta dari berbagai wilayah.

Panitia menghadirkan kegiatan tersebut sebagai ruang pengembangan bakat seni dan kreativitas siswa sejak usia dini. Para peserta tampil dalam berbagai cabang lomba dengan penuh semangat dan antusiasme tinggi.

Ketua pelaksana kegiatan, Iwan, mengatakan FLS2N menjadi salah satu ajang penting untuk membangun kemampuan seni pelajar sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri siswa.

“Minimal setiap sekolah memiliki peserta yang bisa menjadi juara dan melaju hingga tingkat provinsi,” ujar Iwan.

Tujuh Cabang Lomba Warnai Kompetisi Seni Pelajar

Panitia menggelar tujuh cabang lomba dalam kegiatan FLS2N tingkat sekolah dasar tersebut. Ketujuh cabang lomba itu meliputi kriya, musik solo, gambar bercerita, menulis cerita, pantomim, tari, dan mendongeng.

Setiap cabang lomba menghadirkan karakter dan tantangan berbeda bagi peserta. Para siswa menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan dewan juri dan pendamping sekolah.

Cabang musik solo atau menyanyi solo menjadi kategori paling diminati peserta. Seluruh sekolah mengirimkan perwakilan terbaik untuk tampil pada kategori tersebut.

Sementara itu, cabang tari menjadi salah satu kategori dengan jumlah peserta paling sedikit. Panitia mencatat hanya 13 peserta yang mengikuti cabang tersebut.

Antusiasme Peserta Tunjukkan Minat Seni Terus Berkembang

Iwan menilai tingginya jumlah peserta menunjukkan minat siswa terhadap bidang seni terus berkembang. Menurutnya, banyak pelajar sekolah dasar mulai aktif mengembangkan bakat di bidang seni dan budaya.

Ia juga melihat para peserta tampil lebih percaya diri dan mampu menunjukkan kreativitas yang membanggakan.

Panitia berharap kegiatan tersebut mampu melahirkan generasi muda kreatif yang memiliki kemampuan seni berkualitas.

Selain menghadirkan kompetisi, FLS2N juga menjadi ruang pembinaan karakter bagi pelajar. Siswa belajar membangun keberanian tampil, sportivitas, serta kemampuan berkomunikasi di depan publik.

FLS2N Jadi Ruang Pembinaan dan Pengalaman Seni

Menurut Iwan, FLS2N tidak hanya berfokus pada perebutan gelar juara. Kegiatan tersebut juga membuka ruang pengalaman baru bagi siswa dalam dunia seni dan budaya.

Para peserta mendapat kesempatan bertemu dengan siswa dari sekolah lain sekaligus memperluas pengalaman tampil di ajang kompetisi.

Iwan optimistis para peserta mampu menunjukkan kemampuan terbaik meski persaingan berlangsung cukup ketat.

Ia menilai banyak siswa memiliki potensi besar yang dapat berkembang melalui pembinaan berkelanjutan dari sekolah dan orang tua.

Sekolah Diharapkan Lahirkan Perwakilan Berprestasi.

Panitia berharap setiap sekolah mampu melahirkan perwakilan terbaik untuk melaju ke tingkat berikutnya. Prestasi di ajang FLS2N dinilai dapat menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus berkarya di bidang seni.

Kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang kreatif, inovatif, dan mencintai budaya sejak usia dini.

Melalui ajang FLS2N, sekolah tidak hanya mendorong prestasi akademik, tetapi juga mengembangkan kemampuan nonakademik siswa secara seimbang.

fauzi

Komentar