CIAMIS | Galuh info – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Ciamis berlangsung semarak dan sarat makna, Minggu (26/04/2026). Mengusung tema “Pers Peduli Alam Lestari”, kegiatan ini menjadi momentum penting yang memadukan peran strategis insan pers dengan aksi nyata dalam menjaga lingkungan serta menebar manfaat sosial bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan dipusatkan di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Ciamis, mulai dari Pendopo Kabupaten, Alun-Alun Ciamis, hingga kawasan Cileueur River Walk. Acara ini mendapat perhatian luas dari masyarakat karena menghadirkan berbagai tokoh nasional serta figur publik yang dikenal aktif dalam isu lingkungan.
Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya, hadir langsung dalam peringatan tersebut bersama Ketua DPRD Kabupaten Ciamis, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para kepala organisasi perangkat daerah, serta unsur masyarakat dari berbagai kalangan.
Suasana semakin meriah dengan kehadiran sejumlah tamu spesial, di antaranya presenter sekaligus pecinta satwa Irfan Hakim, Hartono Soekwantoro yang dikenal sebagai Bos Koi, Panji Petualang, Audrey King, hingga Oghel Zulvianto. Kehadiran mereka menjadi magnet tersendiri yang menyedot antusiasme warga.
Sebelum mengikuti agenda utama, para bintang tamu menyempatkan diri menikmati suasana Kota Ciamis dengan berjalan-jalan di sekitar Alun-Alun. Kehangatan warga terlihat jelas saat mereka menyambut para figur publik tersebut, mulai dari meminta foto bersama hingga berbincang santai.
Momen tersebut menjadi warna tersendiri dalam peringatan HPN tahun ini. Tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga memperkuat kedekatan antara tokoh nasional dengan masyarakat daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Herdiat Sunarya menyampaikan apresiasi tinggi kepada PWI Ciamis atas konsep penyelenggaraan HPN yang dinilai berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan kebutuhan zaman, yakni membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Ia menilai, insan pers memiliki peran yang sangat besar dalam membentuk opini publik, memberikan edukasi, serta mendorong gerakan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“Pers memiliki kekuatan besar dalam membangun opini dan edukasi publik. Ketika insan pers turut hadir dalam gerakan pelestarian lingkungan, maka dampaknya akan jauh lebih luas dan memberikan inspirasi bagi masyarakat,” ujar Herdiat.
Selain menonjolkan isu lingkungan, kegiatan ini juga menghadirkan sisi kemanusiaan melalui aksi sosial. Sebanyak 100 marbot masjid menerima santunan sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam menjaga rumah ibadah.
Tak hanya itu, para petugas kebersihan yang selama ini berjasa menjaga lingkungan Kabupaten Ciamis juga menerima kadeudeuh sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka terhadap kebersihan dan kenyamanan daerah.
Aksi peduli alam diwujudkan melalui penebaran 150 ribu benih ikan di kawasan Sungai Cileueur. Langkah ini menjadi simbol nyata upaya menjaga ekosistem sungai sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keseimbangan lingkungan.
Kegiatan tersebut juga dilengkapi dengan pelepasan burung ke habitat alaminya. Simbolisasi ini menegaskan komitmen bersama dalam menjaga keberlangsungan satwa liar dan ekosistem alam yang sehat.
Masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Perpaduan antara aksi sosial, kampanye lingkungan, dan kehadiran tokoh publik menjadikan HPN 2026 di Ciamis terasa lebih hidup, inspiratif, dan berkesan.
Bupati Herdiat berharap semangat kolaborasi antara pemerintah, insan pers, dan masyarakat terus dijaga demi mewujudkan Kabupaten Ciamis yang maju, hijau, dan berkelanjutan.
“Menjaga alam adalah tanggung jawab kita bersama. Kita jaga alam, alam jaga kita,” pungkasnya.
Peringatan Hari Pers Nasional 2026 di Ciamis menjadi bukti bahwa pers tidak hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga hadir sebagai motor penggerak perubahan sosial dan pelestarian lingkungan di tengah masyarakat.
Fauzi Gi







