Hernia Bisa Picu Komplikasi Serius, Kenali Bahaya dan Gejalanya Sejak Dini

Hernia Ancam Kesehatan Jika Tidak Segera Ditangani

Berita, Kesehatan34 Dilihat

CIAMIS |GALUH INFO ~ Penyakit hernia dapat mengganggu kesehatan dan menurunkan kualitas hidup penderitanya. Hernia muncul ketika organ dalam tubuh menekan keluar melalui celah otot atau jaringan yang lemah.

Masyarakat sering mengenal hernia dengan istilah turun berok. Kondisi ini banyak menyerang pria, tetapi wanita dan anak-anak juga bisa mengalami penyakit tersebut.

Hernia paling sering muncul di area perut dan selangkangan. Penderita biasanya merasakan benjolan yang semakin terlihat saat berdiri, batuk, atau mengangkat beban berat.

Dokter mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh hernia karena penyakit ini dapat memicu komplikasi berbahaya.

Hernia Dapat Memicu Nyeri dan Gangguan Aktivitas

Penderita hernia sering merasakan nyeri di bagian benjolan. Rasa sakit biasanya muncul saat tubuh bergerak atau melakukan aktivitas berat.

Sebagian penderita juga mengalami rasa panas, tidak nyaman, dan tekanan pada area yang terkena hernia.

Kondisi tersebut dapat menghambat aktivitas sehari-hari. Penderita sering kesulitan bekerja, berjalan, atau mengangkat barang berat.

Jika penderita membiarkan hernia tanpa pengobatan, ukuran benjolan dapat semakin besar dan memperparah kondisi kesehatan.

Hernia Berisiko Sebabkan Organ Terjepit

Hernia dapat menyebabkan organ dalam tubuh terjepit. Kondisi ini dikenal sebagai hernia strangulata dan termasuk keadaan darurat medis.

Saat organ terjepit, aliran darah menuju jaringan tubuh dapat terhenti. Kondisi tersebut dapat memicu kerusakan jaringan bahkan kematian organ.

Penderita biasanya merasakan nyeri hebat, mual, muntah, demam, dan kesulitan buang air besar.

Dokter biasanya langsung melakukan operasi untuk menyelamatkan kondisi pasien.

Angkat Beban Berat Bisa Picu Hernia

Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko hernia. Aktivitas mengangkat beban berat menjadi salah satu penyebab utama.

Batuk kronis, obesitas, sembelit, dan kebiasaan mengejan terlalu kuat juga dapat memicu tekanan pada otot perut.

Selain itu, usia lanjut dapat melemahkan jaringan otot sehingga tubuh lebih rentan mengalami hernia.

Dokter menyarankan masyarakat menjaga berat badan ideal dan menghindari aktivitas berat berlebihan untuk menurunkan risiko penyakit tersebut.

Anjurkan Penanganan Sejak Dini

Dokter meminta masyarakat segera memeriksakan diri jika menemukan benjolan tidak normal pada tubuh.

Pemeriksaan dini dapat membantu dokter menentukan penanganan yang tepat sebelum hernia berkembang menjadi komplikasi serius.

Dokter biasanya menangani hernia melalui tindakan operasi untuk mengembalikan posisi organ dan memperkuat jaringan otot yang lemah.

Masyarakat juga perlu menerapkan pola hidup sehat agar kondisi tubuh tetap kuat dan terhindar dari berbagai penyakit berbahaya.

Fauzi

Komentar