Job Fair Kuningan 2026 Buka 5.000 Lowongan Kerja, Investasi Korea Selatan Siap Serap 10.000 Tenaga Kerja

Berita, Daerah21 Dilihat

KUNINGAN, GALUH.INFO – Pemerintah Kabupaten Kuningan kembali menunjukkan komitmennya dalam menekan angka pengangguran dengan menggelar Kuningan Job Fair 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Ewangga, Rabu (15/7/2026). Sebanyak 40 perusahaan membuka sekitar 5.000 lowongan kerja bagi para pencari kerja.

Perusahaan peserta berasal dari Kabupaten Kuningan, Cirebon, Brebes, Majalengka hingga wilayah Jabodetabek. Ribuan pencari kerja memadati lokasi untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.

Bupati Kuningan, Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, membuka kegiatan itu bersama Wakil Bupati Tuti Andriani, Sekretaris Daerah U Kusmana, unsur Forkopimda, pimpinan perusahaan, kepala SMK, dan para tamu undangan.

Pemkab Perluas Akses Lapangan Kerja

Bupati Dian menegaskan pemerintah daerah terus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat, khususnya generasi muda. Karena itu, Pemkab Kuningan menghadirkan Job Fair sebagai wadah yang mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha.

Menurutnya, berbagai program ketenagakerjaan mulai menunjukkan hasil positif. Angka pengangguran terbuka di Kabupaten Kuningan terus menurun sehingga optimisme terhadap kondisi ketenagakerjaan semakin meningkat.

Ia berharap pemerintah dapat menyelenggarakan Job Fair lebih dari satu kali dalam setahun agar semakin banyak masyarakat memperoleh pekerjaan sesuai kemampuan dan kompetensinya.

Investasi Rp1,3 Triliun Siap Serap 10.000 Pekerja

Selain membuka ribuan lowongan kerja, Bupati Dian juga menyampaikan kabar mengenai rencana investasi dari perusahaan asal Korea Selatan. Perusahaan tersebut akan membangun pabrik di Kabupaten Kuningan setelah pemerintah menetapkan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW).

Investasi senilai sekitar Rp1,3 triliun itu diproyeksikan mampu menyerap hingga 10.000 tenaga kerja. Kehadiran investasi tersebut akan memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus mengurangi angka pengangguran.

Bupati Dorong Anak Muda Menjadi Wirausaha

Bupati Dian juga mengajak generasi muda untuk tidak hanya bergantung pada peluang kerja yang tersedia. Ia mendorong masyarakat mulai membangun usaha sendiri agar mampu menciptakan lapangan pekerjaan bagi orang lain.

Selain itu, ia mengingatkan para pencari kerja agar tidak terlalu memilih pekerjaan pada awal perjalanan karier. Menurutnya, pengalaman kerja, kedisiplinan, dan etos kerja menjadi modal penting untuk meraih kesuksesan di masa depan.

Bupati juga meminta seluruh perusahaan peserta Job Fair memberikan kesempatan yang setara kepada penyandang disabilitas sesuai kebutuhan dan karakteristik pekerjaan yang tersedia.

Disnakertrans Sediakan Pelatihan dan Beasiswa Kerja ke Jepang

Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Kuningan, Dr. H. Toto Toharudin, menjelaskan bahwa Job Fair 2026 tidak hanya menyediakan ribuan lowongan kerja. Pemerintah juga menghadirkan layanan konsultasi karier, informasi penempatan kerja ke luar negeri, dan program pemagangan.

Selain itu, Disnakertrans menyiapkan 70 paket pelatihan berbasis kompetensi bagi sekitar 1.200 peserta dengan dukungan Kementerian Ketenagakerjaan.

Peserta pelatihan akan memperoleh sertifikat kompetensi, uang makan harian, seragam, konsumsi, hingga bantuan permodalan setelah menyelesaikan program pelatihan.

Pada tahun ini, pemerintah juga membuka program beasiswa bagi 50 peserta yang akan dipersiapkan untuk bekerja secara legal di Jepang.

Melalui Job Fair 2026 beserta berbagai program peningkatan kompetensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kuningan berharap semakin banyak masyarakat terserap ke dunia kerja. Pemerintah juga optimistis angka pengangguran akan terus menurun sehingga kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.

FAUZI

Komentar