Kabar Baik! Dua Kapal Pertamina Siap Melintas Selat Hormuz Setelah Jalur Dibuka Iran

Berita, Nasional16 Dilihat

Galuh.info , Jakarta – Kabar baik datang dari sektor energi nasional. Dua kapal milik PT Pertamina International Shipping (PIS) yang sebelumnya tertahan di kawasan Teluk Arab/Teluk Persia kini bersiap untuk melintasi Selat Hormuz.

Langkah ini menyusul keputusan pemerintah Iran yang kembali membuka jalur perdagangan laut di kawasan strategis tersebut, setelah sebelumnya sempat mengalami pembatasan.

Adapun dua kapal yang dimaksud adalah Pertamina Pride dan Gamsunoro. Keduanya sempat belum dapat melanjutkan pelayaran akibat situasi yang berkembang di kawasan tersebut.

Pjs Corporate Secretary PIS, Vega Pita, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya tengah melakukan pemantauan intensif guna memastikan perjalanan kapal berjalan aman.

Ia menjelaskan, perusahaan telah menyiapkan perencanaan pelayaran atau passage plan secara matang. Perencanaan tersebut mencakup penyusunan rute, identifikasi potensi risiko, penggunaan navigasi elektronik, hingga penyiapan rencana kontingensi.

“Strategi yang disiapkan meliputi penyusunan rute, identifikasi risiko, navigasi elektronik, serta penyiapan rencana kontingensi,” ujar Vega dalam keterangan resmi, Sabtu (18/4).

Tak hanya itu, PIS juga melakukan koordinasi aktif dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia yang membantu menjalin komunikasi dengan otoritas terkait di kawasan tersebut.

Koordinasi juga dilakukan dengan pihak asuransi, manajemen kapal, pemilik kargo, serta otoritas setempat guna memastikan seluruh prosedur perizinan dapat terpenuhi sebelum kapal melintasi Selat Hormuz.

Menurut Vega, keselamatan awak kapal tetap menjadi prioritas utama perusahaan, selain memastikan keamanan kapal dan muatan yang dibawa.

“Prioritas perusahaan tetap pada keselamatan awak kapal, serta keamanan kapal dan seluruh muatannya,” tegasnya.

Sementara itu, dari sisi pemerintah, Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Dwi Anggia, menyatakan bahwa koordinasi dengan pemerintah Iran terus dilakukan.

Ia mengungkapkan bahwa proses negosiasi yang berjalan menunjukkan sinyal positif, sehingga membuka peluang kapal-kapal Indonesia kembali melintas secara normal di jalur tersebut.

“Kami berharap proses pelayaran secara bertahap mulai kembali normal seiring dengan dibukanya jalur tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan guna menjaga kelancaran distribusi energi nasional.

Dengan perkembangan ini, diharapkan pasokan energi dalam negeri tetap aman dan tidak mengalami gangguan, meski sempat terdampak dinamika geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *