Kemarau Surutkan Embung Situ Lancabungur Ciamis, Warga Sulap Dasarnya Menjadi Lahan Pertanian dan Arena Bermain Anak

Dasar Embung yang Mengering Disulap Jadi Lahan Produktif

Berita, Daerah7 Dilihat

CIAMIS, GALUH INFO – Musim kemarau yang melanda Kabupaten Ciamis membawa perubahan besar di Embung Situ Lancabungur, Kelurahan Benteng. Debit air embung terus menyusut hingga nyaris mengering. Kondisi itu mengubah hamparan dasar embung menjadi lahan terbuka yang kini dimanfaatkan warga untuk bercocok tanam dan berbagai aktivitas lainnya.

Lahan Mengering, Peluang Baru Muncul

Alih-alih membiarkan lahan tersebut terbengkalai, masyarakat justru melihat peluang baru. Mereka mengolah tanah yang sebelumnya tertutup air menjadi lahan pertanian musiman. Berbagai komoditas hortikultura, seperti bayam, kangkung, dan tanaman palawija, mulai tumbuh subur di atas dasar embung yang mengering.

Pertanian Musiman Menopang Ekonomi Warga

Langkah itu tidak hanya menjaga produktivitas lahan selama musim kemarau, tetapi juga membantu memenuhi kebutuhan sayuran di pasar lokal. Selain itu, aktivitas pertanian tersebut turut memberikan tambahan penghasilan bagi warga sekitar.

Warga Manfaatkan Momentum Kemarau

Salah seorang warga, Sule, mengatakan masyarakat memanfaatkan momentum itu untuk menanam berbagai jenis sayuran yang memiliki masa panen relatif singkat.

“Kami memanfaatkan lahan ini untuk menanam bayam. Hasilnya lumayan, bisa membantu memenuhi kebutuhan pasar sekaligus menambah penghasilan masyarakat Benteng,” ujar Sule, Minggu (19/7/2026).

Tanaman Cepat Panen Jadi Pilihan Utama

Menurutnya, warga memilih bayam, kangkung, dan palawija karena tanaman tersebut mudah dibudidayakan serta mampu tumbuh dengan baik pada kondisi lahan yang masih menyimpan kelembapan.

Embung Berubah Jadi Ruang Bermain Anak

Sementara itu, perubahan wajah Embung Situ Lancabungur juga menghadirkan pemandangan yang berbeda. Hamparan tanah yang luas kini tidak hanya dimanfaatkan sebagai lahan pertanian, tetapi juga menjadi ruang bermain bagi anak-anak.

Sepak Bola Mengisi Sore di Dasar Embung

Setiap sore, puluhan anak terlihat memadati dasar embung untuk bermain sepak bola. Tawa dan sorak mereka menggantikan riak air yang biasanya memenuhi kawasan tersebut. Kehadiran anak-anak itu menghadirkan suasana baru di tengah musim kemarau yang berkepanjangan.

Warga Tetap Menanti Turunnya Hujan

Di sisi lain, warga tetap berharap hujan segera turun agar debit air embung kembali normal. Mereka menyadari Embung Situ Lancabungur memiliki fungsi vital sebagai cadangan air bagi lahan pertanian sekaligus penopang kebutuhan masyarakat pada musim kemarau.

Harapan pada Pengelolaan Air yang Berkelanjutan

Karena itu, masyarakat berharap pemerintah terus memperkuat upaya pelestarian embung melalui pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan. Dengan langkah tersebut, embung diharapkan tetap mampu menjalankan fungsinya sebagai penyangga ketahanan air sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Adaptasi Warga di Tengah Kemarau

Meski menghadapi musim kemarau yang cukup panjang, warga Kelurahan Benteng memilih beradaptasi dengan memanfaatkan setiap peluang yang tersedia. Semangat itu tercermin dari kemampuan mereka mengubah dasar embung yang mengering menjadi lahan pertanian produktif sekaligus ruang terbuka yang memberi manfaat bagi kehidupan sosial masyarakat. Kondisi tersebut menjadi gambaran nyata bahwa kebersamaan, kreativitas, dan kerja keras mampu melahirkan nilai positif di tengah keterbatasan alam.

FAUZI

Komentar