Kirab Mahkota Binokasih di Astana Gede, Spirit Budaya Sunda Menggema di Tengah Hujan

Berita, Daerah61 Dilihat

CIAMIS | Galuh Info — Semangat pelestarian budaya Sunda kembali bergema dalam prosesi Kirab Mahkota Binokasih yang digelar di kawasan Astana Gede Kawali pada Minggu (3/5/2026) malam. Meski hujan turun, antusiasme masyarakat tak surut, justru mempertegas kecintaan warga terhadap warisan leluhur.

Rangkaian acara yang merupakan bagian dari Milangkala Tatar Sunda ini menampilkan kekayaan tradisi, mulai dari tarian khas daerah hingga iring-iringan kuda pengawal yang mengawal perjalanan simbol kebesaran Pajajaran.

Mahkota Binokasih yang menjadi pusat perhatian kirab, diarak menggunakan kereta kencana menuju situs bersejarah Astana Gede Kawali. Setibanya di lokasi, mahkota tersebut ditempatkan di panggung utama sebagai simbol kembalinya nilai-nilai luhur budaya Sunda.

Kehadiran Bupati Ciamis Herdiat Sunarya yang mendampingi langsung jalannya prosesi menunjukkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menjaga eksistensi budaya lokal.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi dalam sambutannya menegaskan pentingnya menghidupkan kembali nilai-nilai karuhun sebagai dasar kehidupan masyarakat modern.

Momentum ini tidak sekadar seremoni budaya, tetapi juga menjadi pengingat bahwa identitas daerah harus terus dijaga di tengah arus globalisasi.

Fauzi GI

Komentar