Bupati Herdiat Sunarya Dorong Efisiensi ASN di Ciamis, WFH Jadi Opsi Strategis

Berita, Daerah16 Dilihat

CIAMIS | GALUH INFO ~ Pemerintah Kabupaten Ciamis di bawah kepemimpinan Bupati Herdiat Sunarya mulai mengkaji langkah efisiensi dalam tata kelola pemerintahan. Kebijakan ini menjadi respons atas dinamika kondisi ekonomi dan kebutuhan pengelolaan anggaran yang lebih optimal.

Salah satu opsi yang tengah dipertimbangkan adalah penerapan Work From Home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Ciamis. Skema ini dinilai dapat menjadi solusi strategis dalam menekan biaya operasional tanpa mengurangi kinerja pegawai.

Bupati Herdiat Sunarya menekankan bahwa efisiensi bukan berarti menurunkan kualitas pelayanan publik. Justru sebaliknya, kebijakan ini diarahkan agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan maksimal dan profesional.

Selain pengaturan pola kerja, ASN juga didorong untuk lebih bijak dalam penggunaan kendaraan. Penggunaan transportasi umum menjadi salah satu alternatif yang dianjurkan guna menekan konsumsi bahan bakar.

Pemkab Ciamis juga mengimbau ASN untuk membatasi penggunaan kendaraan pribadi, terutama untuk aktivitas yang masih bisa dijangkau dengan moda transportasi lain. Hal ini sekaligus mendukung gerakan hemat energi.

Bagi ASN yang memiliki jarak tempuh dekat, penggunaan sepeda menjadi pilihan yang disarankan. Selain lebih efisien, langkah ini juga berdampak positif bagi kesehatan dan lingkungan.

Hingga saat ini, kondisi pemerintahan dan pelayanan publik di Kabupaten Ciamis dinilai tetap berjalan dengan baik dan terkendali. Masyarakat pun diharapkan tidak perlu khawatir terhadap perubahan kebijakan ini.

Koordinasi lintas perangkat daerah terus dilakukan guna memastikan kebijakan efisiensi berjalan efektif dan tepat sasaran. Setiap langkah diambil berdasarkan kajian matang dan kebutuhan riil di lapangan.

Bupati Herdiat juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan. Efisiensi menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang adaptif.

Kebijakan ini dinilai berpotensi trending, karena menyangkut langsung kinerja ASN dan pelayanan publik di tingkat daerah, khususnya di Kabupaten Ciamis.

Fauzi / GI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *