CIAMIS | GALUH.INFO – Pedagang daging di Pasar Manis Ciamis mengeluhkan menurunnya jumlah pembeli setelah perayaan Hari Raya Iduladha 2026.
Kondisi tersebut membuat penjualan daging mengalami penurunan cukup tajam dibandingkan beberapa hari menjelang Iduladha.
Penjualan Daging Menurun Sejak H+2 Iduladha
Ani, salah seorang pedagang daging di Pasar Manis Ciamis, mengaku aktivitas jual beli mulai melambat sejak H+2 Iduladha.
Menurutnya, jumlah pembeli yang datang ke pasar jauh lebih sedikit dibandingkan saat menjelang hari raya.
“Sejak H+2 Iduladha pembeli sangat berkurang. Penjualan jauh dari target jika dibandingkan dengan sebelum Lebaran Iduladha,” ujar Ani saat ditemui di Pasar Manis Ciamis, Rabu (3/6/2026).
Ani menjelaskan, permintaan daging sempat meningkat tajam beberapa hari sebelum Iduladha. Banyak masyarakat membeli daging untuk kebutuhan keluarga maupun persiapan menyambut hari raya.
Stok Daging Kurban Pengaruhi Minat Belanja Masyarakat
Setelah pelaksanaan penyembelihan hewan kurban, banyak warga masih menyimpan persediaan daging di rumah. Kondisi tersebut membuat kebutuhan membeli daging di pasar tradisional menurun cukup signifikan.
Menurut Ani, fenomena ini memang terjadi hampir setiap tahun setelah Iduladha. Namun, penurunan jumlah pembeli tahun ini terasa lebih besar dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
Selain pedagang daging, sejumlah pedagang kebutuhan pokok lainnya juga mengaku mengalami penurunan transaksi dalam beberapa hari terakhir.
Mereka menilai masyarakat masih memanfaatkan stok bahan makanan yang tersedia di rumah sehingga kunjungan ke pasar tradisional belum kembali normal.
Pedagang Harapkan Aktivitas Pasar Kembali Ramai
Sepinya pembeli berdampak langsung terhadap pendapatan para pedagang. Banyak pelaku usaha di Pasar Manis Ciamis berharap kondisi tersebut tidak berlangsung lama.
Ani berharap aktivitas jual beli kembali meningkat dalam beberapa hari ke depan seiring berkurangnya stok daging kurban yang dimiliki masyarakat.
Ia juga berharap daya beli masyarakat kembali pulih sehingga para pedagang dapat memperoleh penghasilan yang lebih baik untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Pasar Tradisional Jadi Penopang Ekonomi Masyarakat
Sejumlah pedagang menilai keberlangsungan aktivitas pasar tradisional sangat penting karena menjadi sumber mata pencaharian bagi banyak keluarga di Kabupaten Ciamis.
Pasar Manis Ciamis selama ini menjadi salah satu pusat perdagangan terbesar yang menggerakkan roda perekonomian daerah. Aktivitas jual beli yang stabil membantu pelaku usaha kecil dan menengah mempertahankan usahanya.
Para pedagang berharap masyarakat kembali berbelanja di pasar tradisional agar perputaran ekonomi lokal tetap berjalan dan kesejahteraan pelaku usaha dapat terus meningkat.
Dengan meningkatnya jumlah pembeli, para pedagang optimistis aktivitas perdagangan di Pasar Manis Ciamis akan kembali normal dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat setempat.
fauzi








Komentar