CIAMIS, GALUH.INFO – Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Ciamis memperkuat sinergi dengan Universitas Galuh (Unigal) Ciamis melalui penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung di Kampus Universitas Galuh, Rabu (15/7/2026). Kerja sama tersebut menjadi langkah strategis untuk mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat sekaligus mendukung pengelolaan hutan yang berkelanjutan.
Administratur/KKPH Ciamis, Tofik Hidayat, memimpin rombongan Perhutani yang terdiri atas Wakil Administratur, Kepala Seksi Perencanaan dan Pengembangan Bisnis (PPB), Kepala Sub Seksi HKAKP, serta jajaran terkait. Dari pihak Universitas Galuh, Rektor, Wakil Rektor, Direktur Kerja Sama, dan jajaran pimpinan kampus ikut menghadiri kegiatan tersebut.
Kolaborasi Dorong Inovasi Kehutanan
Melalui nota kesepahaman itu, Perhutani KPH Ciamis dan Universitas Galuh sepakat membangun berbagai program kolaboratif. Kedua pihak akan mengembangkan kegiatan pendidikan, penelitian ilmiah, serta pengabdian kepada masyarakat di wilayah kerja Perhutani KPH Ciamis.
Kerja sama tersebut membuka peluang pelaksanaan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), penelitian tentang keanekaragaman hayati, serta pendampingan masyarakat desa hutan. Selain itu, kedua lembaga juga akan mengoptimalkan pengembangan komoditas hasil hutan bukan kayu dan jasa lingkungan.
Administratur/KKPH Ciamis, Tofik Hidayat, menegaskan bahwa Perhutani terus membuka ruang kolaborasi dengan kalangan akademisi. Menurutnya, ilmu pengetahuan memiliki peran penting dalam menjawab tantangan pengelolaan hutan.
“Kerja sama dengan Universitas Galuh ini bukan sekadar tanda tangan di atas kertas, melainkan komitmen nyata Perhutani dalam mengadopsi pendekatan berbasis studi dan penelitian untuk menjaga kelestarian hutan. Kami sadar tantangan pengelolaan hutan ke depan memerlukan dukungan pemikiran akademis yang objektif dan solutif,” ujar Tofik Hidayat.
Fokus pada Program Nyata
Perhutani dan Universitas Galuh tidak berhenti pada penandatanganan nota kesepahaman. Kedua pihak langsung menyiapkan sejumlah program prioritas sebagai tindak lanjut kerja sama tersebut.
Program itu meliputi penyelenggaraan magang mahasiswa bersertifikat, penelitian potensi sumber daya hayati, inventarisasi objek wisata alam berbasis masyarakat, serta kajian sosial ekonomi di kawasan hutan.
Tim gabungan juga akan menyusun solusi kolaboratif untuk mendukung pemberdayaan masyarakat desa hutan. Langkah tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga fungsi kawasan hutan secara berkelanjutan.
Perhutani KPH Ciamis meyakini kolaborasi dengan Universitas Galuh akan memperkuat inovasi di sektor kehutanan. Sinergi antara dunia akademik dan praktisi diharapkan mampu menghasilkan berbagai rekomendasi ilmiah yang dapat diterapkan langsung di lapangan.
Melalui kerja sama ini, Perhutani KPH Ciamis dan Universitas Galuh menegaskan komitmen bersama untuk menjaga kelestarian hutan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta memperkuat peran masyarakat dalam pengelolaan hutan yang produktif dan berkelanjutan.
FAUZI














Komentar