Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Ciamis Berlanjut dengan Suasana Penuh Kebersamaan

Berita, Daerah91 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFO — Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Kabupaten Ciamis berlangsung khidmat, Kamis (1/10/2026) pagi. Halaman Pendopo Kabupaten Ciamis menjadi lokasi pelaksanaan upacara dengan Bupati Ciamis Herdiat Sunarya bertindak sebagai inspektur upacara.

Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.”

Tema tersebut menjadi bagian dari pesan peringatan untuk memperkuat persatuan sekaligus menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Herdiat Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila

Sejumlah unsur mengikuti upacara tersebut, mulai dari aparatur sipil negara, TNI-Polri, pelajar hingga peserta lainnya.

Komandan Kodim 0613/Ciamis Letkol Inf Antonius Ari Widiono membacakan Pembukaan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Selanjutnya, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Ciamis Pipin Arif Apilin membacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila.

Ikrar tersebut mengingatkan kembali berbagai rongrongan terhadap NKRI sejak kemerdekaan Indonesia diproklamasikan pada 17 Agustus 1945.

Naskah ikrar juga menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap berbagai upaya yang dapat mengancam Pancasila sebagai ideologi negara.

Semangat kebersamaan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila menjadi bagian dari tekad untuk memperkokoh tegaknya NKRI.

Pancasila dan Persatuan Bangsa

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi momentum untuk mengingat kembali pentingnya pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Pemerintah Kabupaten Ciamis mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, memahami peran Pancasila dalam menjaga persatuan, kesatuan dan keharmonisan antarwarga.

Nilai-nilai tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kehidupan bermasyarakat di tengah perubahan sosial dan perkembangan zaman.

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga tidak hanya menempatkan Pancasila sebagai simbol dalam sebuah upacara. Pengamalannya menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari.

Usai Upacara, Suasana Berubah Lebih Cair

Setelah seluruh rangkaian upacara selesai, suasana di Halaman Pendopo Kabupaten Ciamis mulai berubah.

Paduan suara dari SMKN 1 Ciamis tampil di hadapan peserta. Penampilan tersebut kemudian dilanjutkan Gema Galuh Marching Band.

Alunan musik dan atraksi marching band membuat suasana setelah prosesi utama menjadi lebih semarak.

Herdiat Sunarya memilih tetap berada di lokasi dan menikmati penampilan tersebut bersama peserta yang masih berada di halaman Pendopo.

Momen itu menjadi warna berbeda setelah sebelumnya seluruh peserta mengikuti upacara dalam suasana serius dan penuh penghormatan.

Herdiat Layani Foto Bersama

Suasana semakin hangat ketika Herdiat kemudian menyapa peserta dan melayani ajakan untuk berfoto bersama.

Satu per satu peserta mendekat. Aparatur sipil negara, unsur TNI-Polri, pelajar hingga peserta lainnya memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengabadikan momen bersama Bupati Ciamis.

Suasana barisan yang sebelumnya tampak tertib berubah menjadi lebih santai. Peserta dapat bersalaman, berbincang singkat dan berfoto bersama Herdiat.

Ada peserta yang datang sendiri, sementara lainnya datang bersama rekan-rekan mereka.

Herdiat pun menyempatkan diri melayani permintaan foto tersebut.

Dari Prosesi Kenegaraan ke Kebersamaan

Rangkaian peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Ciamis akhirnya menghadirkan dua suasana berbeda dalam satu kegiatan.

Upacara berlangsung khidmat dengan pesan tentang persatuan dan keteguhan menjaga NKRI. Setelah prosesi selesai, suasana berubah menjadi lebih akrab melalui penampilan pelajar, marching band dan interaksi antara Bupati dengan peserta.

Pagi itu, Halaman Pendopo Kabupaten Ciamis tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya prosesi peringatan. Tempat tersebut juga menjadi ruang kebersamaan setelah seluruh peserta menyelesaikan rangkaian upacara.

Khidmat dalam prosesi, hangat dalam kebersamaan. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Ciamis ditutup dengan suasana yang lebih akrab setelah pesan tentang persatuan disampaikan melalui upacara.

uzi

Komentar