Polres Ciamis Bina Penjual Miras Lewat Binrohtal, Perkuat Kesadaran Hukum dan Keagamaan

Polres Ciamis Gelar Binrohtal di Masjid Al-Hidayah

Berita, Daerah18 Dilihat

CIAMIS | GALUH.INFO Polres Ciamis kembali menggelar kegiatan Pembinaan Rohani dan Mental (Binrohtal) sebagai upaya memperkuat karakter, integritas, dan kesadaran hukum di lingkungan kepolisian maupun masyarakat.

Kegiatan berlangsung di Masjid Al-Hidayah Polres Ciamis, Kamis (11/6/2026). Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah memimpin langsung kegiatan tersebut.

Selain diikuti personel Polres Ciamis, kegiatan ini juga melibatkan sejumlah penjual dan pengedar minuman keras yang sebelumnya terjaring dalam operasi penegakan hukum.

Libatkan Personel dan Pelanggar Miras

Kegiatan Binrohtal berlangsung mulai pukul 08.10 WIB hingga 08.45 WIB. Sejumlah pejabat utama Polres Ciamis turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Peserta terdiri dari Kabag Ops, Kasat Samapta, Kasat Binmas, personel Bintara, aparatur sipil negara di lingkungan Polres Ciamis, serta tujuh orang pelanggar yang terlibat dalam peredaran minuman keras.

Polres Ciamis mengajak seluruh peserta mengikuti pembinaan keagamaan sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran moral dan tanggung jawab sosial.

Ustadz Syaepul Uyun Sampaikan Tausiyah

Ketua MUI Kecamatan Sadananya, Ustadz Syaepul Uyun, S.Ag., menyampaikan tausiyah dengan tema membentuk teladan masyarakat dan membangun masyarakat yang taat.

Ia mengajak peserta untuk menunjukkan perilaku yang mencerminkan kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.

Menurutnya, masyarakat yang kuat lahir dari individu yang memiliki akhlak baik dan mampu memberikan contoh positif di lingkungan sekitar.

Dorong Perilaku Positif dalam Kehidupan Sehari-hari

Dalam pembinaan tersebut, peserta juga menerima pemahaman tentang pentingnya menerapkan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.

Ustadz Syaepul Uyun menekankan bahwa ibadah tidak hanya diwujudkan melalui ritual keagamaan, tetapi juga melalui sikap yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ia mengajak peserta menjaga persatuan, menghormati sesama, membantu masyarakat, serta ikut berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang harmonis.

Ingatkan Pentingnya Menjaga Lisan

Selain membahas akhlak dan kehidupan sosial, pembinaan juga menyoroti pentingnya menjaga ucapan.

Peserta diajak menghindari perkataan yang mengandung fitnah, provokasi, maupun ucapan yang dapat merugikan orang lain.

Melalui kebiasaan berbicara dengan baik, masyarakat dapat membangun hubungan sosial yang sehat dan memperkuat persaudaraan.

Penjual Miras Dapat Pembinaan Langsung

Polres Ciamis memberikan pembinaan khusus kepada para penjual dan pengedar minuman keras yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Langkah ini menjadi bagian dari pendekatan humanis yang diterapkan kepolisian. Selain melakukan penegakan hukum, Polres Ciamis juga berupaya memberikan edukasi agar pelanggar memahami dampak negatif peredaran minuman keras.

Polisi berharap para pelanggar tidak mengulangi perbuatannya dan dapat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.

Kapolres Tekankan Pentingnya Kesadaran Hukum

Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah mengatakan kegiatan Binrohtal merupakan agenda rutin yang bertujuan meningkatkan kualitas mental dan spiritual personel Polri.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi kepada masyarakat agar memahami pentingnya mematuhi hukum, norma agama, dan nilai sosial.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, Polres Ciamis ingin membangun kesadaran kolektif untuk menjaga ketertiban dan keamanan di tengah masyarakat.

Masyarakat Apresiasi Pendekatan Humanis

Masyarakat memberikan apresiasi terhadap langkah Polres Ciamis yang memadukan penegakan hukum dengan pembinaan keagamaan.

Pendekatan tersebut terbukti lebih efektif karena tidak hanya menimbulkan efek jera, tetapi juga membangun kesadaran moral para pelanggar.

“Kehadiran tokoh agama dalam kegiatan pembinaan juga memperkuat pesan moral kepada para peserta

Perkuat Sinergi Cegah Gangguan Kamtibmas

Melalui kegiatan Binrohtal, Polres Ciamis menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan edukatif dan humanis.

Kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat perlu memperkuat sinergi agar mereka dapat mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas sejak dini.

Polres Ciamis berharap langkah tersebut mampu menciptakan lingkungan yang aman, tertib, kondusif, serta bebas dari aktivitas yang berpotensi merusak kehidupan sosial masyarakat.

fauzi

Komentar