Polres Ciamis dan Saka Bhayangkara Tanam Pohon di Panjalu, Wujudkan Ciamis Hijau dan Lestari

Berita, Pendidikan23 Dilihat

CIAMIS | GALUH INFO — Upaya menjaga kelestarian alam terus digaungkan di Kabupaten Ciamis. Salah satunya melalui kegiatan bertajuk Gerakan Nanam Pohon yang digelar di kawasan Bumi Perkemahan Lembu Sampulur (Bubulak), Desa Maparah, Kecamatan Panjalu, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum kolaborasi antara Polres Ciamis Polda Jawa Barat bersama Saka Bhayangkara, unsur TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat setempat dalam mewujudkan lingkungan yang hijau, asri, dan berkelanjutan.

Aksi penanaman pohon ini tidak sekadar seremonial, melainkan menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kondisi lingkungan, khususnya dalam menjaga kawasan hutan agar tetap lestari.

Dalam kegiatan tersebut, Kasat Binmas Polres Ciamis Iptu Marsidi, SH., M.M., hadir langsung memimpin anggota Saka Bhayangkara dalam proses penanaman pohon.

Kehadiran jajaran kepolisian dalam kegiatan sosial ini menegaskan komitmen Polri untuk mendukung program pemerintah dalam menjaga kelestarian alam dan menciptakan Indonesia yang hijau.

Menurut Iptu Marsidi, menjaga lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi kewajiban seluruh elemen masyarakat.

Ia menegaskan bahwa keberlangsungan hidup generasi mendatang sangat ditentukan oleh bagaimana masyarakat hari ini memperlakukan alam.

“Dengan kita menjaga alam, maka alam akan menjaga kita. Ini adalah investasi untuk masa depan agar anak cucu kita tetap bisa menikmati hasil dari lingkungan yang lestari,” ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (26/4/2026).

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi generasi muda agar memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sejak dini.

Keterlibatan anggota Saka Bhayangkara menjadi bagian penting dalam menanamkan nilai-nilai cinta alam sekaligus membangun karakter generasi penerus bangsa.

Selain menanam pohon, jajaran Polres Ciamis juga mengajak masyarakat untuk menjaga kawasan hutan dari praktik penebangan liar yang berpotensi merusak ekosistem.

Langkah tersebut dinilai penting untuk mencegah berbagai bencana alam seperti longsor, abrasi, hingga berkurangnya sumber daya air akibat kerusakan hutan.

Gerakan penghijauan ini sekaligus memperkuat sinergi TNI-Polri bersama masyarakat dalam menjaga stabilitas wilayah dan menciptakan suasana yang aman, damai, serta kondusif.

Menurut Iptu Marsidi, keamanan lingkungan dan kelestarian alam memiliki keterkaitan erat dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

Ketika alam terjaga dan wilayah tetap kondusif, masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman serta meningkatkan produktivitas demi kemajuan daerah.

Kegiatan di Panjalu ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari aksi sederhana, namun memberi dampak besar bagi keberlangsungan hidup bersama.

Melalui semangat gotong royong dan kepedulian kolektif, Kabupaten Ciamis diharapkan terus menjadi daerah yang hijau, lestari, dan ramah bagi generasi masa depan.

Fauzi GI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *