CIAMIS | GALUH.INFO – Polsek Ciamis terus mengintensifkan edukasi pencegahan bullying di lingkungan sekolah. Kali ini, personel Polsek Ciamis menyambangi SD Negeri 2 Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jumat (12/6/2026).
Panit I Binmas Polsek Ciamis Aipda Samsul Ilham bersama Bhabinkamtibmas Brigadir Dini Fuzi hadir langsung untuk memberikan pembinaan dan penyuluhan kepada guru serta siswa.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program Polres Ciamis dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak.
Panit I Binmas Polsek Ciamis Aipda Samsul Ilham bersama Bhabinkamtibmas Brigadir Dini Fuzi hadir langsung memberikan materi kepada para guru dan siswa.
Polri Perkuat Pencegahan Bullying di Sekolah
Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah melalui Kapolsek Ciamis Kompol Alan Dahlan mengatakan Polri terus mendukung upaya pencegahan bullying dan berbagai perilaku negatif di lingkungan pendidikan.
Menurutnya, sekolah memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. Karena itu, Polri terus memperkuat sinergi dengan pihak sekolah melalui kegiatan edukasi dan pembinaan.
“Kami ingin membantu sekolah menciptakan lingkungan belajar yang aman sekaligus membentuk generasi muda yang berkarakter dan berprestasi,” ujar Kompol Alan Dahlan.
Guru Perlu Peka terhadap Permasalahan Siswa
Dalam kesempatan tersebut, personel Polsek Ciamis mengajak para guru untuk lebih peka terhadap berbagai persoalan yang dihadapi siswa.
Petugas juga menjelaskan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.
Kompol Alan menegaskan bahwa guru memiliki peran penting dalam mendeteksi dan mencegah berbagai persoalan yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak.
“Kami mengajak para guru untuk lebih memperhatikan kondisi siswa, baik di sekolah, di rumah, maupun di lingkungan pergaulannya,” katanya.
Edukasi Bahaya Kekerasan, Intoleransi, dan Geng Motor
Selain membahas bullying, petugas juga mengedukasi siswa dan guru mengenai bahaya intoleransi, kekerasan, pelecehan seksual, serta keterlibatan dalam geng motor.
Polsek Ciamis berharap para siswa mampu memahami risiko dari berbagai perilaku tersebut sehingga dapat menjauhinya sejak dini.
“Kami mengingatkan para siswa agar menjauhi tindakan yang melanggar aturan dan merugikan masa depan mereka,” ujar Kompol Alan.
Siswa Kenali Berbagai Bentuk Bullying
Petugas mengenalkan berbagai bentuk bullying yang sering terjadi di lingkungan sekolah.
Materi yang diberikan meliputi bullying fisik, bullying verbal, bullying sosial, hingga cyber bullying yang sering muncul melalui media sosial.
Para siswa juga mempelajari dampak buruk perundungan terhadap korban maupun pelaku.
Ajak Siswa Berani Melapor
Polsek Ciamis mengajak siswa untuk berani menyampaikan setiap permasalahan kepada guru, wali kelas, orang tua, Bhabinkamtibmas, maupun Babinsa.
Petugas menekankan bahwa setiap anak berhak memperoleh perlindungan dan rasa aman selama mengikuti kegiatan belajar.
“Jangan takut melapor jika mengalami atau melihat tindakan bullying. Segera sampaikan kepada guru atau pihak yang dapat membantu,” tegas Kompol Alan.
Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman
Polsek Ciamis berharap kegiatan edukasi ini dapat meningkatkan kesadaran seluruh warga sekolah untuk bersama-sama mencegah bullying.
Sinergi antara sekolah, orang tua, dan kepolisian menjadi kunci dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak.
“Kami mengajak seluruh pihak untuk melindungi generasi penerus bangsa agar tumbuh menjadi anak yang cerdas, disiplin, dan berguna bagi masyarakat,” pungkas Kompol Alan Dahlan.
Fauzi













Komentar