CIAMIS, GALUH.INFO – Kontingen Gerakan Pramuka Kabupaten Ciamis resmi berangkat mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026, Pada (11-07-2026)
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya dan Ketua Kwarcab Ciamis H. Nanang Permana M.H. meminta seluruh peserta menjaga nama baik daerah selama mengikuti kegiatan nasional tersebut.
Keduanya juga mendorong peserta memanfaatkan Jambore Nasional sebagai ruang untuk memperluas wawasan, membangun kemandirian, mengasah kepemimpinan, memperkuat kerja sama, serta membentuk karakter yang tangguh.
Pelepasan kontingen berlangsung dengan penuh semangat. Pimpinan Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Ciamis, pembina, pendamping, keluarga besar Gerakan Pramuka, serta unsur pemerintah daerah memberikan dukungan kepada para peserta sebelum mereka mengikuti rangkaian kegiatan Jambore Nasional XII.
Herdiat: Jambore Nasional Jadi Ruang Pembelajaran
Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengatakan Jambore Nasional tidak hanya menjadi ajang pertemuan anggota Pramuka dari berbagai daerah. Menurut nya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman langsung kepada generasi muda untuk mengembangkan berbagai kemampuan penting.
Herdiat menilai peserta dapat belajar kepemimpinan, kerja sama, kedisiplinan, kemandirian, ketangguhan, hingga kemampuan menghargai perbedaan melalui berbagai aktivitas selama Jambore Nasional.
“Jambore Nasional bukan hanya tempat berkumpul dan mengikuti berbagai kegiatan. Jambore merupakan ruang pembelajaran yang akan mengajarkan banyak hal tentang kemandirian, kepemimpinan, kerja sama, kedisiplinan, ketangguhan, dan kemampuan menghargai perbedaan,” ujar Herdiat.
Ia menjelaskan bahwa pendidikan karakter tidak hanya berlangsung melalui pembelajaran di dalam kelas. Generasi muda juga membutuhkan pengalaman langsung untuk menghadapi situasi nyata, mengambil keputusan, bekerja dalam tim, dan menyelesaikan berbagai tantangan.
Pramuka Bentuk Karakter dan Kepemimpinan
Herdiat menilai Gerakan Pramuka memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Berbagai kegiatan kepramukaan mengajarkan peserta untuk disiplin, bertanggung jawab, bekerja sama, memimpin, serta menghadapi tantangan dengan sikap pantang menyerah.
“Pramuka bukan sekadar teori. Pramuka adalah proses membentuk karakter,” tegas Herdiat.
Karena itu, ia meminta seluruh peserta menggunakan kesempatan mengikuti Jambore Nasional XII Tahun 2026 untuk mengembangkan kemampuan diri. Selain itu, peserta perlu memperluas wawasan dan membangun pengalaman yang dapat mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari.
Herdiat juga mengingatkan peserta agar tidak takut menghadapi tantangan. Menurutnya, setiap proses menuju keberhasilan dapat menghadirkan pengalaman menyenangkan maupun sulit.
Nanang Permana Titip Nama Baik Kabupaten Ciamis
Ketua Kwarcab Kabupaten Ciamis Nanang Permana turut menyampaikan pesan kepada seluruh anggota kontingen Pramuka Ciamis. Ia mengingatkan peserta bahwa mereka membawa nama Kabupaten Ciamis selama mengikuti Jambore Nasional XII.
Karena itu, Nanang meminta peserta menjaga sikap, etika, kekompakan, kedisiplinan, dan tanggung jawab selama berada di lokasi kegiatan.
“Jaga nama baik diri sendiri, keluarga, sekolah, Gerakan Pramuka, dan yang tidak kalah penting, jaga nama baik Kabupaten Ciamis,” pesannya.
Nanang berharap peserta mampu menunjukkan karakter Pramuka Ciamis yang kuat. Mereka juga harus mampu bekerja sama, menghormati perbedaan, menjaga persaudaraan, serta menjunjung nilai kebersamaan.
Menurutnya, keberhasilan mengikuti Jambore Nasional tidak hanya dapat diukur melalui penghargaan atau prestasi. Peserta perlu mendapatkan pengalaman dan wawasan yang lebih luas.
Jangan Hanya Mengejar Penghargaan
Nanang meminta peserta tidak menjadikan penghargaan sebagai satu-satunya tujuan dalam mengikuti Jambore Nasional XII. Ia justru mendorong peserta membawa pulang pengalaman, pengetahuan, persahabatan, dan karakter yang semakin kuat.
“Jangan hanya pulang membawa cerita atau penghargaan. Pulanglah dengan membawa pengalaman, wawasan yang lebih luas, persaudaraan yang semakin erat, serta kecintaan yang semakin besar kepada bangsa dan negara,” kata Nanang.
Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan kontingen Pramuka Ciamis. Peserta tidak hanya menjalankan agenda kegiatan, tetapi juga membangun relasi dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah di Indonesia.
Herdiat Minta Peserta Tidak Takut Gagal
Bupati Herdiat kembali mengingatkan peserta agar tetap rendah hati ketika meraih prestasi dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan.
Ia menilai generasi muda perlu memiliki keberanian untuk menghadapi kesulitan. Sikap tersebut akan membantu peserta membangun mental yang kuat ketika menghadapi berbagai tantangan pada masa depan.
Herdiat juga meminta peserta terus meningkatkan kemampuan melalui proses belajar dan latihan.
“Teruslah belajar, teruslah berlatih, teruslah berbuat baik, dan jangan pernah berhenti bermimpi untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara,” pesannya.
Jambore Nasional Bekali Generasi Muda Ciamis
Jambore Nasional XII Tahun 2026 menjadi kesempatan bagi kontingen Pramuka Ciamis untuk memperluas persahabatan dengan anggota Pramuka dari berbagai daerah. Peserta juga dapat belajar menghormati perbedaan, menjaga kekompakan, mematuhi aturan, serta menjalankan seluruh kegiatan dengan penuh tanggung jawab.
Pengalaman tersebut dapat menjadi bekal penting bagi generasi muda Ciamis untuk membangun kemandirian, kepemimpinan, kedisiplinan, dan ketangguhan.
Kontingen Pramuka Ciamis kini membawa misi lebih besar daripada sekadar mengikuti kegiatan nasional. Mereka membawa nama daerah sekaligus membawa harapan agar pengalaman selama Jambore Nasional mampu membentuk pribadi yang lebih matang.
Dengan semangat kebersamaan, peserta diharapkan mampu menunjukkan karakter Pramuka Ciamis yang disiplin, tangguh, santun, mandiri, dan bertanggung jawab.
“Raih pengalaman, bangun persaudaraan, dan pulanglah membawa kebanggaan untuk Ciamis.”







Komentar