PSGC Ciamis Kebut Pembenahan Stadion Galuh demi Penuhi Standar Liga 2 dan Club Licensing

PSGC Targetkan Stadion Galuh Siap Sebelum Kick-off Liga 2

Berita, Olahraga35 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFO – Manajemen PSGC Ciamis mempercepat pembenahan Stadion Galuh menjelang bergulirnya Liga 2 musim 2026. Stadion milik Pemerintah Kabupaten Ciamis itu akan menjadi kandang Laskar Singacala selama kompetisi berlangsung.

Manajemen PSGC bersama Pemerintah Kabupaten Ciamis kini menyelesaikan berbagai pekerjaan agar stadion memenuhi seluruh standar club licensing. Operator kompetisi mewajibkan setiap klub memenuhi persyaratan tersebut sebelum menggelar pertandingan kandang.

Manajer PSGC Ciamis, Erwan Darmawan, mengatakan seluruh tim terus bekerja hingga menjelang kick-off.

“Kami terus berbenah sampai menjelang kick-off. Mudah-mudahan semua persyaratan dalam club licensing bisa kami penuhi sehingga Stadion Galuh benar-benar siap menjadi kandang PSGC di Liga 2,” ujar Erwan, Kamis (30/7/2026).

Evaluasi Temukan Sejumlah Fasilitas yang Harus Diperbaiki

Erwan menjelaskan hasil evaluasi menunjukkan Stadion Galuh masih membutuhkan sejumlah perbaikan. Tim menemukan beberapa fasilitas yang belum memenuhi standar kompetisi.

Ia menyebut standar Liga 2 kini mengacu pada regulasi FIFA dan AFC. Karena itu, setiap klub harus memenuhi seluruh ketentuan yang berlaku.

“Ternyata setelah dilakukan penilaian, masih ada banyak hal yang harus disesuaikan dengan standar kompetisi yang mengacu pada regulasi FIFA dan AFC. Mulai dari kualitas pencahayaan stadion, tempat duduk penonton, sampai kualitas rumput lapangan semuanya menjadi bagian dari penilaian,” jelasnya.

Tim kini memperbaiki kualitas pencahayaan stadion. Tim juga meningkatkan kualitas rumput lapangan, membenahi tribun penonton, dan melengkapi fasilitas pendukung lainnya.

PSGC Tidak Ingin Bergantung pada Dispensasi

Erwan menegaskan bahwa PSGC tidak ingin mengandalkan dispensasi apabila pembenahan belum selesai. Manajemen memilih memenuhi seluruh persyaratan sebelum kompetisi dimulai.

Menurutnya, setiap kekurangan akan memengaruhi hasil penilaian club licensing. Kondisi itu bahkan dapat mengurangi poin klub sebelum kompetisi berjalan.

“Kami tetap berusaha memenuhi semua persyaratan. Kalau ada yang belum terpenuhi tentu ada konsekuensinya. Bisa saja ada pengurangan nilai dalam penilaian club licensing, bahkan berpotensi berdampak pada poin awal kompetisi,” katanya.

PSGC Sudah Lolos Tahap Pertama

Erwan menjelaskan proses club licensing berlangsung dalam beberapa tahap. PSGC telah menyelesaikan tahapan pertama dengan hasil yang baik.

Ia mengatakan posisi PSGC masih berada di angka nol. Sementara itu, beberapa klub lain sudah menerima pengurangan poin karena tidak memenuhi sejumlah persyaratan.

“Untuk tahap pertama kami sudah lolos, sehingga posisi kami masih di angka nol. Ada klub lain yang bahkan sudah terkena minus empat poin. Nah, kalau pada tahap berikutnya ada persyaratan yang tidak bisa dipenuhi, bukan tidak mungkin posisi nol itu berubah menjadi minus. Itu yang sedang kami hindari,” ungkap Erwan.

Manajemen Targetkan Stadion Siap Sebelum Liga Dimulai

 PSGC terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Ciamis dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembenahan stadion.

Manajemen ingin menyelesaikan seluruh pekerjaan sebelum jadwal kick-off Liga 2. Selain memenuhi persyaratan administrasi, PSGC juga ingin memberikan kenyamanan bagi pemain, ofisial, media, dan suporter.

Pembenahan tersebut akan meningkatkan kualitas Stadion Galuh sebagai kandang PSGC Ciamis. Stadion yang memenuhi standar juga akan memperkuat citra Kabupaten Ciamis sebagai tuan rumah kompetisi sepak bola profesional.

PSGC optimistis seluruh pekerjaan selesai tepat waktu. Manajemen berharap Stadion Galuh dapat lolos proses club licensing sehingga Laskar Singacala bisa menjalani seluruh laga kandang di hadapan pendukungnya sendiri tanpa hambatan.

fauzi

Komentar