CIAMIS, GALUH.INFO — Pemerintah Kabupaten Ciamis mendorong organisasi kemasyarakatan (ormas) semakin aktif mengambil bagian dalam pembangunan daerah.
Pesan tersebut mengemuka dalam Sarasehan Ormas Ciamis yang berlangsung di Gedung Serbaguna KUA Kecamatan Baregbeg, Senin (28/9/2026).
Sekitar 100 perwakilan organisasi kemasyarakatan mengikuti kegiatan tersebut. Sarasehan menjadi ruang bertukar gagasan sekaligus memperkuat komunikasi antara pemerintah daerah dan berbagai elemen masyarakat.
Ormas Didorong Ubah Kapasitas Menjadi Karya
Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis Dr. H. Andang Firman Triyadi, M.T. mengatakan, ormas tidak harus memiliki modal besar untuk memberikan kontribusi bagi pembangunan.
Menurut Andang, setiap organisasi memiliki kemampuan dan kapasitas yang dapat diwujudkan melalui kegiatan nyata dan bermanfaat bagi masyarakat.
“Yang penting adalah membangun guyub, ngawangun Galuh. Ngabangun Galuh berarti ngabangun Jawa Barat, berarti ngabangun Indonesia,” ujar Andang.
Ia menilai semangat kebersamaan perlu hadir melalui kegiatan konkret. Karena itu, Andang mendorong seluruh ormas ikut mengambil bagian dalam berbagai gerakan sosial di Kabupaten Ciamis.
Salah satunya melalui gerakan menjaga kebersihan lingkungan yang melibatkan organisasi kemasyarakatan.
Usulkan Gerakan Bersih Setiap Bulan
Andang mengusulkan agar seluruh ormas memiliki kesepakatan untuk melaksanakan kegiatan kebersihan secara rutin.
Ia mendorong kegiatan tersebut berlangsung setiap Jumat pada pekan kedua setiap bulan.
Menurutnya, kegiatan bersama dapat menjadi ruang untuk memperkuat guyub sekaligus menghadirkan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Bagaimana kita punya kemampuan dan kapasitas, kita gunakan sebagai karya-karya terbaik untuk membangun Ciamis, Jawa Barat, dan Indonesia,” katanya.
Dengan pola tersebut, pemerintah berharap keberadaan ormas tidak hanya terlihat dalam kegiatan internal organisasi. Ormas juga dapat hadir melalui aksi sosial yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Ciamis Memiliki 443 Organisasi Kemasyarakatan
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Ciamis Dr. R. Yadi Tisyadi, S.E., M.Si. menyebut terdapat sekitar 443 organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Ciamis.
Menurut Yadi, jumlah tersebut menunjukkan besarnya potensi sosial yang dapat pemerintah dan masyarakat kembangkan bersama.
Karena itu, Kesbangpol berupaya membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan seluruh organisasi kemasyarakatan.
“Kami ingin komunikasi dengan teman-teman organisasi lebih keluar dan mengalir, termasuk aspirasi dari teman-teman organisasi,” ujar Yadi.
Ia berharap komunikasi tersebut tidak hanya berlangsung dalam forum formal. Pemerintah juga ingin menciptakan ruang pertemuan yang lebih cair agar ormas dapat menyampaikan gagasan dan aspirasi secara terbuka.
Sarasehan Ormas Akan Dikemas Lebih Kekeluargaan
Yadi mengatakan, pemerintah berencana mengembangkan konsep sarasehan berikutnya dengan suasana yang lebih kekeluargaan.
Salah satu gagasan yang tengah disiapkan ialah kegiatan luar ruangan seperti camping. Konsep tersebut diharapkan dapat membuat komunikasi antara pemerintah dan organisasi kemasyarakatan berlangsung lebih santai dan terbuka.
Selain memperkuat komunikasi, kegiatan bersama juga dapat membangun rasa kebersamaan antarelemen masyarakat.
Yadi berharap seluruh ormas tidak hanya aktif dalam kegiatan internal organisasi. Ia juga mendorong mereka mengambil bagian dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan.
“Harapannya, ormas yang ada di Kabupaten Ciamis bisa terus aktif berpartisipasi untuk memajukan Kabupaten Ciamis agar lebih baik dan lebih bersih,” katanya.
Guyub dan Gotong Royong Jadi Kekuatan Bersama
Sarasehan Ormas Ciamis menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan.
Dengan sekitar 443 ormas, Kabupaten Ciamis memiliki potensi sosial yang cukup besar untuk menggerakkan berbagai kegiatan kemasyarakatan.
Karena itu, komunikasi yang berkelanjutan menjadi penting. Pemerintah dan ormas dapat saling menyampaikan aspirasi, bertukar gagasan, serta mengembangkan kegiatan yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
Semangat guyub dan gotong royong juga dapat menjadi modal sosial untuk menjaga kebersihan, memperkuat kepedulian, dan mendukung pembangunan daerah.
Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah berharap kreativitas dan kapasitas organisasi kemasyarakatan dapat berkembang menjadi gerakan nyata bagi kemajuan Kabupaten Ciamis.
uzi












Komentar