Sat Samapta Polres Ciamis Gerak Cepat Evakuasi Longsor di Cihaurbeuti, Dua Rumah dan Mushola Tertimbun

Polisi dan Warga Bersihkan Material Longsor di Desa Sukamaju

Berita, Daerah34 Dilihat

CIAMIS | GALUH.INFO ~ Jajaran Sat Samapta Polres Ciamis bergerak cepat menangani bencana tanah longsor yang melanda Dusun Cibulakan, Desa Sukamaju, Kecamatan Cihaurbeuti, Kabupaten Ciamis, Selasa (12/05/2026).

Petugas bersama warga langsung mengevakuasi material longsor yang menutup rumah warga dan akses jalan lingkungan.

Kegiatan evakuasi berlangsung sejak pukul 08.30 WIB sebagai bentuk respons cepat kepolisian terhadap masyarakat terdampak bencana alam.

Longsor terjadi setelah hujan deras mengguyur wilayah Cihaurbeuti sejak Senin sore hingga malam hari.

Kasat Samapta Polres Ciamis IPTU Zezen Zaenal Muttaqin, S.H., M.M. memimpin langsung kegiatan tersebut bersama sejumlah personel Sat Samapta.

Mereka turun ke lokasi untuk membantu warga membersihkan timbunan tanah dan material longsoran.

“Kegiatan evakuasi dan kerja bakti tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak

bencana alam serta bagian dari tugas kemanusiaan kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar IPTU Zezen.

Hujan Deras Picu Longsor dan Luapan Irigasi

Bencana longsor terjadi pada Senin malam sekitar pukul 21.00 WIB di Dusun Cibulakan RT 02 RW 01 Desa Sukamaju.

Tingginya curah hujan membuat debit air saluran irigasi Depok meluap hingga masuk ke area permukiman warga.

Kondisi tanah yang labil memicu longsoran dan menimpa sejumlah bangunan milik warga. Material longsor juga menutup akses gang lingkungan sehingga warga sempat kesulitan melintas.

Petugas kepolisian langsung melakukan pendataan serta pemantauan lokasi guna mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.

Cuaca ekstrem yang masih berlangsung membuat aparat terus meningkatkan kewaspadaan di kawasan rawan bencana.

Dua Rumah dan Mushola Terdampak Longsor

Longsor menyebabkan dua unit rumah warga tertimbun material tanah. Masing-masing rumah berukuran 5×7 meter dan 3×4 meter. Selain itu, satu bangunan mushola ikut terdampak longsoran.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, bencana tersebut menyebabkan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp55 juta.

Personel Sat Samapta bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan material tanah menggunakan alat seadanya.

Mereka fokus membuka kembali akses jalan dan menyelamatkan barang-barang milik warga yang masih bisa digunakan.

Kehadiran Polisi Beri Rasa Aman bagi Warga

Kehadiran aparat kepolisian di lokasi bencana mendapat apresiasi dari masyarakat Desa Sukamaju.

Warga menilai langkah cepat Polres Ciamis membantu mempercepat proses penanganan pascabencana.

Selain membantu proses evakuasi, personel kepolisian juga memberikan dukungan moril kepada masyarakat agar tetap tenang dan waspada menghadapi potensi cuaca buruk.

Kapolres Ciamis AKBP H. Hidayatullah, S.H., S.I.K., melalui Kasat Samapta IPTU Zezen Zaenal Muttaqin menegaskan bahwa Polres Ciamis akan terus hadir membantu masyarakat dalam proses pemulihan pascabencana.

Ia juga memastikan jajaran kepolisian terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menjaga keselamatan warga serta mempercepat penanganan dampak longsor.

“Kami akan terus hadir membantu masyarakat dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan keselamatan warga serta kelancaran proses pemulihan di lokasi terdampak,” katanya.

Warga Diminta Tetap Waspada

Polres Ciamis mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan.

Intensitas hujan di wilayah Kabupaten Ciamis masih cukup tinggi dan berpotensi memicu bencana serupa.

Warga di daerah rawan longsor diminta segera melapor kepada aparat desa maupun kepolisian apabila menemukan retakan tanah, luapan air, atau tanda-tanda pergerakan tanah lainnya.

Sinergi antara masyarakat dan aparat dinilai menjadi langkah penting dalam meminimalkan dampak bencana alam di wilayah Kabupaten Ciamis.

Fauzi

Komentar