Satlantas Polres Ciamis Tanamkan Disiplin dan Edukasi Anti Bullying Lewat Program Polsanak di SDN 1 Mekarjadi

Satlantas Polres Ciamis Kenalkan Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

Berita, Pendidikan21 Dilihat

CIAMIS | GALUH INFO ~ Satlantas Polres Ciamis terus memperkuat edukasi keselamatan berlalu lintas kepada anak-anak melalui program Polisi Sahabat Anak (Polsanak). Satlantas menggelar kegiatan tersebut di Markas Polres Ciamis pada Kamis, 7 Mei 2026, dan melibatkan puluhan siswa dari SDN 1 Mekarjadi.

Sebanyak 57 siswa dari kelas 1 hingga kelas 3 mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat. Empat guru pembimbing mendampingi para siswa selama seluruh rangkaian edukasi yang tersaji secara interaktif dan menyenangkan.

Satlantas Polres Ciamis menjalankan program ini sebagai langkah untuk membangun karakter disiplin sejak usia dini. Polisi mengenalkan aturan lalu lintas sekaligus memperluas wawasan anak-anak mengenai tugas dan fungsi kepolisian dalam menjaga keamanan masyarakat.

Polisi Kenalkan Berbagai Fungsi Kepolisian kepada Anak-Anak

Kanit Kamsel Satlantas Polres Ciamis Ipda Budi Setiawan memimpin langsung kegiatan tersebut bersama Brigadir Nenden dari Satlantas dan Brigadir Desi dari Satuan Binmas.

Petugas menjelaskan materi tentang berbagai satuan di kepolisian, mulai dari penjagaan, Samapta, SDM, Reserse, hingga Satuan Lalu Lintas. Anak-anak menyimak dengan antusias ketika polisi menjelaskan tugas masing-masing satuan dengan pendekatan edukatif dan ramah anak.

Selain mengenalkan dunia kepolisian, petugas juga mengajak siswa memahami pentingnya keselamatan di jalan raya. Polisi menjelaskan rambu lalu lintas, etika berkendara, serta aturan keselamatan yang wajib anak-anak pahami sejak dini.

Edukasi Anti Bullying Jadi Sorotan dalam Program Polsanak

Satlantas Polres Ciamis juga menyoroti isu bullying atau perundungan di lingkungan sekolah dalam kegiatan tersebut. Polisi mengajak anak-anak saling menghargai, menjaga pertemanan, dan menghindari tindakan yang dapat menyakiti teman sebaya.

Kasat Lantas Polres Ciamis AKP Anjar Maulana, S.T.K., S.I.K., M.Si., melalui Kanit Kamsel Satlantas Polres Ciamis Ipda Budi Setiawan menegaskan bahwa program Polsanak tidak hanya berfokus pada edukasi lalu lintas, tetapi juga membangun karakter positif anak-anak.

“Pagi hari ini kami menerima kunjungan dari SDN 1 Mekarjadi, mulai dari kelas 1 sampai kelas 3 dengan pendampingan empat guru. Kegiatan ini merupakan program Polisi Sahabat Anak dari Unit Kamsel Satlantas Polres Ciamis,” ujar Ipda Budi Setiawan.

Ia juga menambahkan bahwa polisi menjelaskan dampak negatif bullying agar siswa tidak melakukan tindakan yang mengganggu atau menyakiti teman di sekolah.

Polisi Larang Anak Gunakan Sepeda Listrik di Jalan Raya

Dalam sesi edukasi keselamatan, petugas juga menegaskan larangan penggunaan sepeda listrik di jalan raya. Polisi menilai anak-anak perlu memahami aturan tersebut karena penggunaan sepeda listrik di jalan umum semakin meningkat dan berpotensi membahayakan keselamatan.

“Alhamdulillah anak-anak sangat senang. Petugas juga membekali mereka dengan aturan lalu lintas, termasuk larangan penggunaan sepeda listrik di jalan raya,” kata Ipda Budi Setiawan.

Satlantas Polres Ciamis berharap edukasi ini membangun kesadaran anak-anak tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas sejak usia sekolah dasar.

Sekolah Apresiasi Edukasi Humanis dari Polres Ciamis

Pihak SDN 1 Mekarjadi memberikan apresiasi terhadap kegiatan edukatif dari Polres Ciamis. Sekolah menilai program Polsanak menghadirkan pendekatan humanis antara polisi dan anak-anak.

Guru pendamping menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat karena siswa mengenal rambu lalu lintas sekaligus memahami peran polisi dalam menjaga keamanan masyarakat.

“Anak-anak semakin mengenal rambu lalu lintas dan merasa lebih dekat dengan polisi. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut,” ungkap pihak sekolah.

Melalui program Polsanak, Satlantas Polres Ciamis menargetkan lahirnya generasi muda yang disiplin, peduli keselamatan, dan mampu membangun sikap saling menghormati di lingkungan sekolah maupun masyarakat.

Selama kegiatan berlangsung, petugas menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif.

Fauzi

Komentar