Viral Dugaan Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang, Setoran Capai Rp100 Ribu per Hari

Berita, Daerah38 Dilihat

GALUH INFO – Jagat media sosial kembali dihebohkan dengan video dugaan aksi pemalakan terhadap sopir bajaj di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Peristiwa tersebut memicu keprihatinan publik setelah rekamannya viral dan menuai berbagai tanggapan dari warganet.

Video berdurasi 48 detik itu pertama kali diunggah oleh akun TikTok @itsmeauntr pada Jumat, 10 April 2026. Dalam unggahan tersebut, terlihat seorang pria mendatangi sopir bajaj dan diduga meminta sejumlah uang secara paksa.

“Miris sih sebenarnya dan kasihan buat mereka yang dipalak,” tulis keterangan dalam video yang beredar luas di media sosial.

Setoran Diduga Capai Rp100 Ribu per Hari
Dalam rekaman tersebut, perekam yang juga merupakan penumpang bajaj terdengar mempertanyakan permintaan uang yang dilakukan pria tersebut.
“Tadi bukannya udah dikasih?” ujar perekam video.

Sopir bajaj pun menjawab bahwa dirinya telah memberikan uang sebelumnya. Namun, pria tersebut tetap berupaya meminta uang kembali.

“Tahu, tadi udah dikasih. Tuh udah,” ucap sopir bajaj.

Dari percakapan itu terungkap bahwa total uang yang diduga dipalak bisa mencapai Rp100.000 setiap harinya.
“Ya itu dipalak, sehari Rp100.000 totalnya,” jelas sang sopir.

Diduga Disertai Ancaman dan Kekerasan
Lebih lanjut, sopir bajaj mengungkapkan bahwa penolakan terhadap permintaan tersebut berpotensi menimbulkan ancaman hingga tindakan kekerasan.

“Kalau nggak dikasih ya kayak tadi, mau diteriakin maling. Ini juga pecah karena ditonjok,” ujarnya sambil menunjukkan kaca depan bajaj yang retak.

Ia juga memperlihatkan bagian pintu kendaraannya yang mengalami kerusakan akibat tindakan tersebut. Meski demikian, ia mengaku terpaksa menuruti permintaan demi mempertahankan mata pencaharian.

“Bukannya saya nggak berani ngelawan, saya nyari makannya di situ,” tuturnya.
Menuai Keprihatinan Warganet
Video tersebut telah ditonton lebih dari 200 ribu kali dan dibanjiri lebih dari seribu komentar. Banyak warganet mengungkapkan keprihatinan atas dugaan praktik pemalakan yang dinilai merugikan para pekerja kecil.

“Gila banget Rp100.000, zaman sekarang orang naik bajaj aja udah jarang,” tulis salah satu pengguna media sosial.
Komentar lainnya juga menyoroti perlunya perhatian pemerintah dan aparat penegak hukum terhadap kejadian tersebut.

Kasus Serupa Pernah Terjadi
Sebelumnya, media sosial juga dihebohkan dengan aksi premanisme di wilayah Kampung Bali, Tanah Abang. Seorang pria terekam memecahkan mangkuk milik pedagang bakso setelah diduga meminta uang keamanan sebesar Rp100.000.

Video tersebut viral pada Jumat, 10 April 2026. Menindaklanjuti kejadian itu, aparat dari Polsek Tanah Abang berhasil menangkap tiga terduga pelaku berinisial TDT (26), DA (36), dan OP (36).

Ketiganya saat ini tengah menjalani proses pendalaman lebih lanjut karena diduga melakukan pengancaman.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian diharapkan dapat segera menelusuri kebenaran dugaan pemalakan terhadap sopir bajaj yang viral tersebut guna memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah Tanah Abang.

Fauzi GI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *