Warga Salegok Krisis Air Bersih, BPBD Ciamis Turun Salurkan Bantuan Air Bersih

Berita, Daerah61 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFO — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Kampung Salegok, Desa Ciparigi, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Ciamis, Rabu, 30 September 2026.

Distribusi air bersih tersebut dilakukan karena sumber air warga mulai mengering akibat kondisi kemarau. Bantuan itu diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat.

Warga Mulai Kesulitan Mendapatkan Air

Bantuan air bersih disalurkan langsung kepada warga di Kampung Salegok. Unsur pemerintah desa, RT, Muspika, serta masyarakat turut hadir dalam kegiatan tersebut.

Bantuan air tersebut mencapai lebih dari 15 ribu liter dan kemudian didistribusikan kepada warga yang membutuhkan.

Kondisi sumber air yang mulai mengering membuat warga harus mencari pasokan dari lokasi lain. Sebagian warga bahkan harus mengambil air dari sungai untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Warga Tak Lagi Harus Jauh Mengambil Air

Salah seorang perwakilan warga, Entin, menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap kondisi masyarakat di Kampung Salegok.

Menurutnya, warga sangat membutuhkan bantuan air bersih karena sumber air di lingkungan mereka mulai berkurang.

“Banyak terima kasih atas perhatian pemerintah. Karena di dusun ini sangat membutuhkan air, sebab air mulai kering. Dengan adanya distribusi air, warga tidak capek lagi membawa air bersih dari sungai,” ujar Entin.

Bantuan tersebut meringankan beban warga. Masyarakat tidak perlu lagi menempuh jarak untuk mencari sumber air ketika kebutuhan sehari-hari meningkat.

Pemerintah Hadir Saat Warga Membutuhkan

Kegiatan distribusi air bersih juga melibatkan unsur Muspika serta pemerintah desa. Kehadiran mereka menunjukkan koordinasi antarlembaga dalam menangani dampak kemarau.

Pemerintah diharapkan terus memantau kondisi sumber air di wilayah yang mengalami kekeringan. Dengan begitu, distribusi air dapat segera dilakukan ketika masyarakat mulai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Warga Masih Membutuhkan Distribusi Air

Bantuan lebih dari 15 ribu liter tersebut menjadi solusi sementara bagi warga Kampung Salegok. Namun, kebutuhan air bersih diperkirakan masih berlanjut apabila kondisi kemarau membuat sumber air belum kembali normal.

Karena itu, warga berharap pemerintah terus memantau kondisi di Kampung Salegok dan menyiapkan distribusi lanjutan apabila persediaan air kembali menipis.

Kebutuhan warga tidak hanya mencakup air untuk minum, tetapi juga untuk memasak, mandi, mencuci, dan kebutuhan rumah tangga lainnya. Distribusi secara berkala menjadi penting selama sumber air warga belum mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Bagi masyarakat Kampung Salegok, bantuan air bersih menjadi bentuk nyata perhatian pemerintah di tengah kemarau. Namun, warga masih membutuhkan jaminan pasokan air lanjutan agar mereka tidak kembali harus berjalan jauh atau mengambil air dari sungai ketika persediaan di rumah habis.

uzi

Komentar