Wihaji Serahkan Bantuan Rutilahu untuk Dua Keluarga Berisiko Stunting di Kertaharja Ciamis

Berita, Daerah38 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFO — Dua keluarga di Desa Kertaharja, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, menerima bantuan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dan bibit ayam dalam upaya mendukung peningkatan kualitas hidup keluarga berisiko stunting.

Bantuan tersebut diterima Endang dan Mardianto, warga Desa Kertaharja yang masuk dalam kategori Keluarga Risiko Stunting (KRS).

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN RI Wihaji datang langsung ke rumah kedua penerima untuk menyerahkan bantuan tersebut, Selasa (29/9/2026).

Kondisi Hunian Jadi Perhatian

Wihaji mengatakan kedua keluarga tersebut masuk dalam kelompok keluarga berisiko stunting. Menurutnya, kondisi tempat tinggal menjadi salah satu perhatian karena berkaitan dengan lingkungan kesehatan keluarga.

“Saat ini di Indonesia mempunyai sekitar 8,6 juta keluarga risiko stunting (KRS) dan di antaranya dua keluarga warga Desa Kertaharja ini,” kata Wihaji.

Ia juga melihat kondisi hunian kedua keluarga yang belum memenuhi kelayakan dasar.

“Kondisi rumah mereka tidak ada tempat mandi cuci kakus (MCK), sanitasinya dan secara keseluruhan tidak layak huni sehingga harus melakukan pembangunan supaya bisa menjadi layak huni,” ucapnya.

Menurut Wihaji, perbaikan hunian menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan tempat tinggal yang lebih sehat bagi keluarga penerima.

Bantuan Rutilahu Tidak Diberikan dalam Bentuk Uang Tunai

Pemerintah menjalankan dukungan tersebut melalui program GENTING atau Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting.

Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mempercepat penanganan stunting dengan melibatkan berbagai pihak sebagai orang tua asuh bagi keluarga yang membutuhkan dukungan.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menggandeng PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) sebagai bapak asuh program.

Wihaji menjelaskan bantuan Rutilahu tidak diberikan kepada penerima dalam bentuk uang tunai. Bantuan tersebut berupa pembangunan atau perbaikan rumah agar penerima dapat menempati hunian yang lebih layak.

“Bantuan Rutilahu ini tidak berupa uang tunai tetapi penerima akan mendapatkan rumah layak huni. Pembangunannya oleh BRI senilai Rp50 juta,” ungkapnya.

GENTING Dorong Perbaikan Lingkungan Keluarga

Wihaji mengatakan program GENTING memiliki tujuan untuk mendukung upaya pemerintah menekan angka stunting di Indonesia.

“Program GENTING itu untuk mengentaskan angka stunting di Indonesia,” ucapnya.

Melalui bantuan tersebut, pemerintah tidak hanya melihat persoalan stunting dari sisi kesehatan. Kondisi rumah, sanitasi, serta lingkungan keluarga juga menjadi bagian dari perhatian.

Bantuan kepada Endang dan Mardianto di Desa Kertaharja diharapkan dapat menghadirkan hunian yang lebih layak sekaligus menciptakan lingkungan keluarga yang lebih mendukung tumbuh kembang anak.

Program tersebut juga menunjukkan kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam memberikan dukungan kepada keluarga yang masuk kategori berisiko stunting.

uzi

Komentar