TASIKMALAYA, Galuh info – Tim Penggerak PKK (TP PKK) Kabupaten Tasikmalaya terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong kesiapan desa menghadapi ajang bergengsi tingkat Provinsi Jawa Barat. Hal ini ditandai dengan pelaksanaan monitoring dan evaluasi (monev) ke Desa Kamulyan dan Desa Kalimanggis, Kecamatan Manonjaya, Selasa (21/04/2026).
Kegiatan monev tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan kedua desa yang akan mewakili Kabupaten Tasikmalaya pada lomba tingkat provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada Juni 2026 mendatang.
Kehadiran tim penggerak PKK kabupaten disambut hangat oleh pemerintah desa dan masyarakat setempat. Kepala Desa Kamulyan, H. Jajang Jasmara, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan.
Menurutnya, kunjungan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi juga menjadi suntikan semangat bagi seluruh elemen desa untuk memberikan penampilan terbaik.
“Monitoring ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah dan mempersiapkan diri secara optimal agar mampu mengharumkan nama Kabupaten Tasikmalaya di tingkat provinsi,” ujar Jajang.
Ia menegaskan bahwa Desa Kamulyan dan Kalimanggis memiliki potensi besar untuk bersaing, terutama dengan dukungan masyarakat yang aktif serta program pemberdayaan yang terus berjalan.
Salah satu fokus utama dalam monev kali ini adalah kesiapan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sajatina Mekar yang berada di Kampung Sukamulya, Desa Kamulyan.
Kelompok ini kembali dipercaya untuk mewakili daerah dalam lomba pemanfaatan pekarangan rumah dengan berbagai komoditas unggulan, seperti sayuran buah dan sayuran daun.
Ketua KWT Sajatina Mekar, Idah, mengaku bangga atas kepercayaan yang kembali diberikan oleh pemerintah kabupaten.
“Ini menjadi kehormatan bagi kami. Kepercayaan ini akan kami jawab dengan kerja keras dan komitmen untuk memberikan hasil terbaik,” ungkapnya.
Namun demikian, Idah juga menyampaikan harapan agar perhatian pemerintah tidak hanya hadir saat momentum lomba berlangsung.
Ia menilai, keberlanjutan program menjadi kunci utama agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat dalam jangka panjang.
“Kami berharap program ini terus dibina secara berkelanjutan, tidak berhenti hanya karena lomba selesai,” tegasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Kamulyan menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menjaga kesinambungan program yang telah berjalan.
Menurutnya, program pemberdayaan seperti pemanfaatan pekarangan rumah memiliki dampak nyata terhadap ketahanan pangan dan peningkatan ekonomi warga.
“Keberlanjutan menjadi prioritas kami, agar program ini tidak hanya sukses saat lomba, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat,” jelas Jajang.
Sementara itu, tim TP PKK Kabupaten Tasikmalaya dalam kunjungan tersebut juga memberikan sejumlah masukan dan evaluasi guna menyempurnakan kesiapan desa.
Berbagai aspek dinilai secara menyeluruh, mulai dari administrasi, inovasi program, hingga partisipasi masyarakat.
Dengan adanya monev ini, diharapkan Desa Kamulyan dan Kalimanggis mampu tampil maksimal dan membawa prestasi bagi Kabupaten Tasikmalaya di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Langkah ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah daerah, PKK, dan masyarakat dapat menjadi kekuatan utama dalam membangun desa yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing.






