Balita di Ciamis Tersangkut Kaleng di Kepala, Damkar Bergerak Cepat Lakukan Evakuasi

Berita, Daerah32 Dilihat

CIAMIS | GALUH.INFO  – Seorang balita di Kabupaten Ciamis mengalami insiden unik setelah kepalanya tersangkut kaleng kosong. Peristiwa itu terjadi pada Selasa, 7 Juli 2026, dan membuat keluarga panik hingga meminta bantuan UPTD Damkar Ciamis.

Kejadian bermula saat Ibu Riska berkumpul bersama keluarganya di rumah. Saat itu, anaknya yang masih balita sedang menonton telepon genggam (HP) yang disandarkan pada sebuah kaleng kosong.

Beberapa saat kemudian, balita tersebut memasukkan HP ke dalam kaleng. Setelah mengeluarkan kembali HP itu, sang anak justru memasukkan kaleng ke kepalanya hingga tersangkut.

Ibu Riska yang melihat kejadian itu langsung berusaha melepaskan kaleng dari kepala anaknya. Namun, kaleng tersebut tidak bisa dilepas. Berbagai cara telah dicoba, tetapi tidak berhasil. Balita itu pun terus menangis karena merasa kesakitan dan tidak nyaman.

Damkar Langsung Menuju Lokasi

Karena khawatir kondisi anaknya memburuk, Ibu Riska segera menghubungi Kantor UPTD Damkar Ciamis. Ia meminta bantuan petugas untuk melepaskan kaleng yang menjepit kepala anaknya.

Petugas Damkar yang menerima laporan langsung berangkat menuju lokasi. Setibanya di lokasi, petugas terlebih dahulu memeriksa kondisi balita.

Mereka kemudian melakukan proses evakuasi secara hati-hati agar tidak melukai kepala maupun wajah korban.

Berkat penanganan yang cepat dan tepat, petugas berhasil melepaskan kaleng dari kepala balita. Kondisi anak dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka serius.

Orang Tua Diminta Tingkatkan Pengawasan

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak, terutama saat bermain dengan benda-benda di sekitar rumah.

Barang sederhana seperti kaleng, ember, atau wadah plastik dapat membahayakan anak jika anak menggunakannya tanpa pengawasan orang dewasa.

Damkar Ciamis juga mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan melepas benda yang tersangkut di tubuh.

Jika upaya awal tidak berhasil, masyarakat sebaiknya segera menghubungi petugas agar petugas dapat mengevakuasi korban dengan aman.

fauzi

Komentar