GARUT, GALUH.INFO– Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mendorong Muslimat Nahdlatul Ulama atau Muslimat NU Kabupaten Garut untuk memperkuat peran perempuan dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Abdusy Syakur Amin saat menghadiri Pelantikan Pengurus Cabang atau PC Muslimat NU Kabupaten Garut di Gedung Islamic Centre, Kecamatan Garut Kota, Sabtu, 15 Agustus 2026.
Dalam kesempatan itu, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada jajaran pengurus yang baru dilantik di bawah kepemimpinan Kinkin Patonah. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan peran organisasi secara aktif serta menghadirkan program yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.
Syakur menilai perempuan memiliki posisi strategis dalam menentukan kemajuan Kabupaten Garut. Hal tersebut tidak terlepas dari jumlah penduduk perempuan yang mencapai sekitar separuh dari total 2,8 juta penduduk Kabupaten Garut.
Menurutnya, besarnya jumlah perempuan tersebut menjadi kekuatan penting bagi pembangunan. Namun, perempuan juga menghadapi berbagai tantangan yang perlu mendapat perhatian bersama.
“Cuman masalahnya adalah perempuan itu unik ya, punya keunggulan tapi juga punya tantangan. Saya sampaikan juga bahwa salah satu yang menjadi penting adalah bagaimana kita menjaga supaya perempuan di Garut itu sehat-sehat,” katanya.
Bupati Soroti Kesehatan Ibu dan Anak di Kabupaten Garut
Selain mendorong penguatan peran perempuan, Bupati Garut juga menyoroti persoalan kesehatan ibu dan anak. Ia memberikan perhatian khusus terhadap Angka Kematian Ibu dan Angka Kematian Bayi atau AKI dan AKB.
Syakur meminta Muslimat NU ikut mengambil peran dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, terutama ibu hamil. Ia berharap para ibu rutin melakukan pemeriksaan kehamilan di fasilitas kesehatan sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan ibu dan bayi.
Menurutnya, organisasi perempuan memiliki jaringan yang kuat hingga tingkat masyarakat. Karena itu, Muslimat NU dapat membantu menyampaikan informasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan serta kesehatan ibu dan anak.
Selain AKI dan AKB, Bupati juga meminta Muslimat NU terus memperkuat upaya pencegahan stunting di Kabupaten Garut.
Ia mengapresiasi capaian Kabupaten Garut yang berhasil menurunkan angka stunting hingga memperoleh penghargaan. Namun, Syakur menegaskan keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja sama berbagai pihak.
“Yang kedua masalah stunting, meskipun Alhamdulillah di Garut kemarin kita dapat penghargaan karena Garut bisa menurunkan tingkat stunting. Nah ini berkat kerja sama kita semua tentu saja Muslimat NU,” ucap Syakur.
Muslimat NU Garut Siapkan Program Penguatan UMKM dan Koperasi
Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Kabupaten Garut Kinkin Patonah menyampaikan bahwa kepengurusan yang baru akan menjalankan sejumlah program strategis.
Salah satu fokus utama organisasi, kata Kinkin, adalah memperkuat kemandirian ekonomi warga Muslimat NU. Program tersebut akan diarahkan melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah atau UMKM serta penguatan koperasi.
“Pimpinan Cabang Muslimat NU Kabupaten Garut ke depan insyaallah akan ada penguatan beberapa program strategis, satu penguatan kemandirian ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan warga Muslimat NU melalui UMKM dan koperasi,” katanya.
Selain bidang ekonomi, PC Muslimat NU Kabupaten Garut juga akan meningkatkan peran organisasi dalam bidang kesehatan dan sosial.
Kepengurusan baru turut menyiapkan langkah untuk memperkuat pembinaan majelis taklim hingga tingkat ranting. Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat peran Muslimat NU dalam pembinaan masyarakat sekaligus memperluas manfaat program organisasi.
Siap Bersinergi dengan Pemkab Garut
Kinkin menegaskan Muslimat NU Kabupaten Garut siap membangun sinergi dan kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Garut.
Menurutnya, organisasi akan mendukung berbagai program pemerintah daerah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan dan menghadirkan kemaslahatan bagi masyarakat.
Kolaborasi tersebut, lanjutnya, menjadi penting karena pembangunan membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi keagamaan dan organisasi perempuan.
“Kami juga siap bersinergi, bermitra dan mendukung program-program pemerintah daerah demi kemajuan dan kemaslahatan masyarakat Kabupaten Garut,” pungkasnya.
Pelantikan Pengurus Cabang Muslimat NU Kabupaten Garut ini menjadi awal bagi kepengurusan baru untuk memperkuat kontribusi perempuan dalam berbagai bidang pembangunan.
Melalui penguatan kesehatan ibu dan anak, pencegahan stunting, pemberdayaan UMKM dan koperasi, kegiatan sosial, serta pembinaan keagamaan, Muslimat NU diharapkan dapat terus mengambil peran aktif dalam mendukung kemajuan Kabupaten Garut dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.














Komentar