Dedi Mulyadi Soroti Jalan Rusak di Ciamis, Anggaran Perbaikan Diperkirakan Rp16 Miliar

Berita, Daerah67 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFO — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meminta Pemerintah Kabupaten Ciamis meningkatkan alokasi anggaran pembangunan infrastruktur jalan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027. Permintaan tersebut muncul setelah ia melewati sejumlah ruas jalan rusak di Desa Cintajaya, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, pada Rabu (14/10/2026).

Kerusakan jalan di wilayah tersebut menjadi perhatian setelah sejumlah warga menyampaikan protes mengenai kondisi akses utama yang mereka gunakan untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Peristiwa itu kemudian viral melalui video di media sosial.

Dedi Mulyadi saat itu sedang menuju kegiatan Abdi Nagri Nganjang ka Warga di Desa Sidarahayu, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis. Dalam perjalanan, ia melewati ruas jalan kabupaten dan jalan desa di Cintajaya setelah warga mengarahkan rombongannya untuk berkeliling terlebih dahulu.

Menanggapi persoalan tersebut, Dedi menyampaikan bahwa tim Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) Provinsi Jawa Barat telah melakukan pengukuran serta menghitung perkiraan biaya pembangunan jalan di lokasi tersebut.

Biaya Perbaikan Jalan Kabupaten Diperkirakan Rp11 Miliar

Dalam unggahan di akun TikTok pribadinya pada Jumat (16/10/2026), Dedi Mulyadi menyampaikan penjelasan mengenai hasil perhitungan awal kebutuhan anggaran untuk memperbaiki jalan di Desa Cintajaya.

“Untuk warga masyarakat Desa Cintajaya, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, yang kemarin pada saat mobil saya ke tempat acara di sana warga sudah gelisah menunggu kehadiran saya dan tim, dan dibelokkan jalannya untuk berkeliling dulu di jalan kabupaten dan jalan desa di Desa Cintajaya.”

Ia kemudian menjelaskan perkiraan biaya pembangunan berdasarkan hasil perhitungan tim di lapangan.

“Kemarin, tim PU sudah melakukan perhitungan pembiayaan dan nilainya, berdasarkan perhitungan kami, jalan kabupatennya Rp11 miliar, jalan desanya kurang lebih sekitar Rp5 miliar,” kata Dedi Mulyadi.

Berdasarkan keterangan tersebut, kebutuhan biaya pembangunan jalan kabupaten diperkirakan mencapai Rp11 miliar. Sementara itu, pembangunan jalan desa membutuhkan anggaran sekitar Rp5 miliar.

Dengan demikian, total kebutuhan biaya untuk kedua kategori jalan tersebut diperkirakan mencapai Rp16 miliar. Namun, angka tersebut merupakan perkiraan berdasarkan perhitungan yang disampaikan Dedi Mulyadi, bukan keterangan mengenai anggaran yang telah disetujui atau proyek yang sudah mulai dikerjakan.

Pemkab Ciamis Diminta Menambah Anggaran pada APBD 2027

Dedi Mulyadi menyatakan akan meminta Pemerintah Kabupaten Ciamis mengalokasikan anggaran pembangunan jalan tersebut dalam APBD 2027.

“Selanjutnya, di 2027 kami akan meminta Bupati Ciamis untuk mengalokasikan dalam anggaran belanja Kabupaten Ciamis,” kata Dedi Mulyadi.

Pernyataan tersebut menempatkan pemerintah kabupaten sebagai pihak yang diharapkan mengalokasikan anggaran untuk penanganan jalan sesuai kewenangannya.

Meski demikian, realisasi pembangunan masih memerlukan tindak lanjut melalui perencanaan dan penganggaran pemerintah daerah. Besaran anggaran yang akhirnya dialokasikan juga perlu mengacu pada hasil perencanaan teknis serta mekanisme penyusunan APBD.

Karena itu, perhatian terhadap kerusakan jalan di Cintajaya perlu diikuti dengan kejelasan mengenai rencana penanganan, prioritas pembangunan, dan jadwal pelaksanaan agar masyarakat memperoleh kepastian.

Desa Cintajaya Berada di Wilayah Perbatasan Jawa Tengah

Desa Cintajaya terletak di Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Wilayah ini berjarak sekitar 45 kilometer dari Kantor Bupati Ciamis di Kecamatan Ciamis, dengan perkiraan waktu perjalanan sekitar satu jam.

Selain itu, Desa Cintajaya berbatasan langsung dengan Provinsi Jawa Tengah di sisi timur.

Kondisi geografis tersebut menjadi bagian dari konteks pentingnya akses jalan bagi aktivitas masyarakat setempat. Jalan yang memadai dibutuhkan untuk menunjang mobilitas warga dan menghubungkan kawasan permukiman dengan wilayah lain.

Sorotan terhadap kerusakan jalan di Cintajaya kini mengarah pada tindak lanjut pemerintah daerah dalam perencanaan anggaran 2027. Masyarakat menantikan langkah konkret agar perkiraan kebutuhan biaya yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti melalui proses pembangunan yang jelas dan terukur.

uzi

Komentar