CIAMIS | GALUH INFO ~ Sebanyak 210 peserta dari 21 sekolah dasar di Kecamatan Sadananya mengikuti Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) tingkat kecamatan tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di SDN 1 Werasari pada Selasa, 12 Mei 2026.
Panitia pelaksana menggelar kegiatan itu sebagai wadah pengembangan bakat dan kreativitas siswa di bidang seni dan sastra. Selain itu, panitia juga menjadikan FLS3N sebagai sarana menjaring peserta terbaik yang nantinya akan mewakili Kecamatan Sadananya ke tingkat berikutnya.
FLS3N Jadi Wadah Pengembangan Bakat Siswa
Ketua pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa FLS3N tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana pendidikan karakter dan pengembangan potensi peserta didik sejak usia dini.
“Lomba ini untuk menumbuhkembangkan bakat anak didik serta mencari yang terbaik,” ujar ketua pelaksana panitia dalam keterangannya.
Panitia menghadirkan berbagai cabang lomba seni dan sastra yang diikuti para siswa dari seluruh sekolah dasar di wilayah Kecamatan Sadananya. Para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan perlombaan sejak pagi hari.
Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari pihak sekolah dan guru pendamping yang turut mengawal para siswa selama pelaksanaan lomba berlangsung.
Diikuti 21 Sekolah Dasar di Kecamatan Sadananya
Sebanyak 21 sekolah dasar mengirimkan perwakilannya dalam ajang FLS3N tingkat kecamatan tersebut. Total peserta mencapai 210 siswa yang berasal dari berbagai sekolah di Kecamatan Sadananya.
Pihak panitia menilai tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya minat dan potensi siswa di bidang seni dan sastra. Melalui kegiatan ini, sekolah berharap para siswa mampu meningkatkan rasa percaya diri, kreativitas, serta kemampuan berkompetisi secara sehat.
Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan itu juga mempererat hubungan antarsekolah dan memperkuat semangat kolaborasi dalam dunia pendidikan dasar.
Sekolah dan Guru Dukung Prestasi Siswa
Guru pendamping dan pihak sekolah terus memberikan dukungan penuh kepada peserta agar mampu menampilkan kemampuan terbaik mereka. Dukungan tersebut terlihat dari persiapan peserta sebelum perlombaan hingga pendampingan selama kegiatan berlangsung.
FLS3N tingkat Kecamatan Sadananya tahun 2026 diharapkan mampu melahirkan siswa-siswa berprestasi yang dapat bersaing di tingkat kabupaten maupun provinsi.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa pengembangan pendidikan tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada pembinaan bakat, seni, dan kreativitas peserta didik sejak sekolah dasar.
Fauzi











Komentar