Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tinjau Jembatan Cirahong, Pastikan Bebas Pungli dan Aman Dilalui

Berita, Nasional18 Dilihat

CIAMIS | Galuh Info – Pemerintah Provinsi Jawa Barat merespons cepat isu dugaan pungutan liar (pungli) terhadap pengendara sepeda motor di Jembatan Cirahong. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, turun langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan, Kamis (9/4/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang melintas di jembatan penghubung Kabupaten Ciamis dan Tasikmalaya itu. Isu pungli yang sempat beredar di media sosial pun langsung direspons dengan peninjauan langsung oleh orang nomor satu di Jawa Barat tersebut.

Dalam kunjungannya, Dedi Mulyadi datang dari arah Ciamis menggunakan mobil putih. Setibanya di lokasi, ia langsung meninjau kondisi jembatan yang sebelumnya telah diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat, termasuk penggantian bantalan kayu.

Tak hanya melihat dari luar, Dedi juga berjalan kaki menyusuri lorong Jembatan Cirahong. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keamanan dan kelayakan konstruksi jembatan secara langsung.

Peninjauan tersebut bertujuan memastikan kelancaran arus lalu lintas, terutama setelah jembatan kini dapat dilintasi sepeda motor dari dua arah secara bersamaan. Selain itu, kunjungan ini juga menjawab kekhawatiran masyarakat terkait keamanan setelah tidak adanya penjaga di area jembatan.

Setelah melakukan pengecekan, Dedi tidak berlama-lama di lokasi dan segera melanjutkan perjalanan. Tak lama berselang, ia mengunggah video melalui akun Instagram pribadinya yang memperlihatkan situasi di Jembatan Cirahong.

“Jadi dua motor kemudian berpapasan relatif lancar di Cirahong. Dua motor berpapasan saya lihat lancar, tidak ada masalah. Saya lihat nih, dua motor berpapasan, apakah perlu diatur atau tidak? Tuh lancar tuh,” ujarnya dalam video tersebut.

Di sela kunjungannya, Dedi juga berdiskusi dengan Kepala UPTD Bina Marga Provinsi Jawa Barat Wilayah Ciamis. Ia menjelaskan bahwa perbaikan bantalan jembatan dilakukan menggunakan anggaran provinsi sebesar Rp1 miliar.

Menurutnya, material kayu yang digunakan didatangkan dari Sumatra berdasarkan rekomendasi PT Kereta Api Indonesia (PT KAI), mengingat Jembatan Cirahong merupakan jalur yang juga digunakan untuk lintasan kereta api.

“Kayunya menggunakan anggaran provinsi Rp1 miliar. Kayunya dari Sumatra berdasarkan rekomendasi dari PT KAI. Kemudian sudah dipasang lampu di atasnya dari 26 menjadi 30 titik. Selanjutnya kita akan melakukan pengecatan dan pemasangan lampu yang indah,” ungkapnya.

Ia menambahkan, pemerintah akan terus mempercantik jembatan agar menjadi ikon yang tidak hanya fungsional, tetapi juga bernilai estetika dan berpotensi menjadi daya tarik wisata.

Sementara itu, seorang warga setempat, Rusmana, membenarkan adanya kunjungan Gubernur Jawa Barat ke Jembatan Cirahong. Ia menyebut kehadiran Dedi Mulyadi berlangsung singkat.

“Iya betul tadi ada Pak KDM. Tadi hanya melihat-lihat, kemudian masuk ke dalam jembatan, lalu pulang lagi. Ada sekitar setengah jam,” tuturnya.

Kehadiran Gubernur Jawa Barat tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat. Mereka berharap tidak ada lagi praktik pungutan liar di kawasan jembatan serta keamanan pengguna jalan tetap terjaga.

Dengan peninjauan ini, Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas infrastruktur dan pelayanan publik demi kenyamanan masyarakat.

FAUZI GI

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *