Hari Jadi ke-22 Baregbeg, Camat Dorong Pelayanan Publik Lebih Tepat Sasaran

Berita, Daerah35 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFO —  Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, menjadi momentum untuk memperkuat pelayanan publik dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pada (14/10/26)

Camat Baregbeg, Eka Yudha Katresna, menyoroti empat agenda prioritas yang perlu mendapat perhatian bersama, yakni ketepatan sasaran bantuan sosial, percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), peningkatan kepatuhan membayar pajak, serta penanganan anak tidak sekolah (ATS).

Eka menyampaikan hal tersebut dalam upacara peringatan hari jadi Kecamatan Baregbeg pada Rabu (14/10/2026). Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada kemampuan pemerintah memenuhi kebutuhan dasar dan memberikan pelayanan yang mudah diakses masyarakat.

“Dengan sinergi dan semangat gotong royong, mari kita wujudkan Kecamatan Baregbeg yang semakin maju, pelayanan yang semakin baik, serta masyarakat yang semakin sejahtera,” demikian pesan Eka dalam peringatan tersebut.

Bansos Harus Tepat Sasaran

Salah satu perhatian utama pemerintah Kecamatan Baregbeg adalah memastikan bantuan sosial diterima masyarakat yang memenuhi kriteria.

Eka mendorong pemerintah desa memperkuat koordinasi dan memperbarui data penerima bantuan secara berkala. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko ketidaktepatan sasaran sekaligus memastikan bantuan memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan.

Pemutakhiran data juga memerlukan keterlibatan berbagai pihak agar informasi mengenai kondisi masyarakat tetap sesuai dengan keadaan di lapangan.

Percepat Aktivasi Identitas Digital

Agenda kedua menyangkut percepatan aktivasi Identitas Kependudukan Digital atau IKD. Pemanfaatan identitas digital diharapkan mempermudah masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan sekaligus mendukung transformasi pelayanan pemerintahan.

Pemerintah kecamatan dan desa perlu memperkuat sosialisasi serta pendampingan agar masyarakat memahami manfaat IKD dan mengetahui prosedur aktivasinya.

Upaya tersebut menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan administrasi yang lebih efektif dan mudah dijangkau warga.

Tingkatkan Kepatuhan Pajak Daerah

Eka juga menyoroti kepatuhan masyarakat dalam membayar Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).

Ia mengajak pemerintah desa mendorong kesadaran wajib pajak melalui penyampaian informasi yang jelas serta pengingat pembayaran sesuai ketentuan.

Kepatuhan membayar pajak menjadi salah satu unsur pendukung pendapatan daerah. Karena itu, edukasi kepada masyarakat perlu berjalan seiring dengan penyediaan informasi mengenai kewajiban perpajakan.

Anak Tidak Sekolah Jadi Perhatian

Persoalan anak tidak sekolah (ATS) menjadi agenda keempat yang memerlukan perhatian serius. Pemerintah perlu mengidentifikasi anak-anak yang belum pernah mengenyam pendidikan maupun mereka yang terpaksa berhenti sekolah.

Menurut arah kebijakan yang disampaikan Eka, penanganan persoalan tersebut membutuhkan pendataan dan kerja sama lintas pihak. Pemerintah kecamatan, pemerintah desa, keluarga, serta unsur masyarakat perlu menelusuri penyebab anak tidak bersekolah agar dapat menentukan langkah penanganan yang sesuai.

Pendekatan tersebut diharapkan membuka kesempatan bagi anak-anak untuk kembali mengakses pendidikan dan mempersiapkan masa depan mereka.

Kolaborasi Jadi Kunci Pembangunan

Eka menegaskan, keempat agenda tersebut tidak dapat berjalan optimal hanya melalui upaya pemerintah kecamatan. Dukungan pemerintah desa dan partisipasi masyarakat turut menentukan keberhasilan setiap program.

Peringatan HUT ke-22 Kecamatan Baregbeg pun menjadi pengingat bahwa pembangunan perlu menyentuh kebutuhan nyata masyarakat, mulai dari perlindungan sosial, pelayanan administrasi, kepatuhan pajak, hingga akses pendidikan.

Melalui koordinasi dan semangat gotong royong, Kecamatan Baregbeg diharapkan mampu memperkuat kualitas pelayanan publik sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

uzi

Komentar