Jelang Musim Haji 2026, Kemenhaj Ciamis Tetapkan Status Siaga Satu untuk Pastikan Pelayanan Maksimal

Berita, Daerah16 Dilihat

CIAMIS | GALUH INFO – Menjelang pelaksanaan ibadah haji tahun 2026, Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Ciamis menetapkan status siaga satu sebagai bentuk kesiapan maksimal dalam memberikan pelayanan kepada calon jemaah haji (CJH).

Langkah strategis ini dilakukan guna memastikan seluruh tahapan keberangkatan berjalan lancar, mulai dari persiapan administrasi hingga proses pemberangkatan menuju embarkasi. Penetapan status siaga satu juga menjadi penegasan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para tamu Allah.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Ciamis, H. Nana Supriatna, menyampaikan bahwa kesiapan tersebut diperkuat melalui Surat Keputusan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) yang diterbitkan oleh Bupati Ciamis. Selain itu, dukungan dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) turut memperkuat kesiapan lintas sektor.

Menurutnya, penyelenggaraan ibadah haji merupakan tugas yang penuh tantangan karena bersifat dinamis dan memerlukan koordinasi yang matang. Oleh karena itu, seluruh jajaran diminta untuk bekerja optimal tanpa mengenal waktu.

“Pelayanan kepada jemaah harus dilakukan secara maksimal. Ini adalah amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah calon jemaah haji asal Kabupaten Ciamis tahun ini mencapai 856 orang. Mereka terbagi ke dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni kloter 15 sebanyak 445 jemaah dan kloter 31 sebanyak 417 jemaah.

Adapun jadwal keberangkatan telah ditetapkan, di mana kloter 15 dijadwalkan berangkat pada 2 Mei 2026, sementara kloter 31 akan menyusul pada 14 Mei 2026. Seluruh jemaah akan diberangkatkan melalui Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati.

Sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci, para jemaah akan menjalani masa karantina di Asrama Haji Lohbener, Indramayu. Tahapan ini menjadi bagian dari prosedur standar yang ditetapkan pemerintah pusat guna memastikan kesiapan fisik dan administrasi jemaah.

Selain kesiapan teknis, pihak Kemenhaj juga memberikan imbauan kepada seluruh jemaah untuk menjaga kondisi kesehatan. Aktivitas ringan seperti berjalan kaki dianjurkan guna meningkatkan kebugaran, namun tetap harus memperhatikan faktor keamanan agar terhindar dari cedera.

Para jemaah juga diingatkan untuk menjaga pola makan serta menghindari aktivitas berisiko tinggi menjelang keberangkatan. Hal ini penting agar seluruh jemaah dapat berangkat dalam kondisi prima tanpa kendala kesehatan.

Sementara itu, terkait kondisi cuaca di Arab Saudi, diperkirakan tidak akan seekstrem tahun sebelumnya. Informasi tersebut diharapkan dapat memberikan kenyamanan lebih bagi jemaah dalam menjalankan rangkaian ibadah haji.

Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, Pemerintah Kabupaten Ciamis optimistis penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 dapat berjalan lancar, tertib, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh jemaah.

Fauzi Gi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *