Jorge Martin Mundur dari MotoGP Malaysia 2026 Usai FP2, Cedera Pergelangan Tangan Kambuh

Berita, Otomatif37 Dilihat

MALAYSIA, GALUH.INFO — Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, dipastikan mundur dari sisa rangkaian MotoGP Malaysia 2026 di Sirkuit Internasional Sepang. Keputusan tersebut diambil setelah cedera patah pergelangan tangan yang dialaminya belum pulih sehingga menghambat performanya saat mengendarai motor.

Martin sebelumnya berusaha keras untuk kembali berkompetisi meski baru enam hari mengalami cedera dalam sprint race Grand Prix Australia di Phillip Island. Pembalap asal Spanyol itu mencoba turun ke lintasan Sepang untuk mengikuti rangkaian latihan sebelum akhirnya memutuskan menghentikan partisipasinya.

Aprilia Racing mengonfirmasi keputusan tersebut melalui pernyataan resmi pada Sabtu (31/10/2026).

“Jorge Martin akan mengundurkan diri dari sisa rangkaian GP Malaysia untuk melanjutkan pemulihan cedera,” demikian pernyataan resmi tim Aprilia. <Cite refs={[“turn158365search2″,”turn158365search3”]}/>

Cedera Pergelangan Tangan Hambat Performa Martin

Cedera yang dialami Martin bermula dari kecelakaan saat mengikuti sprint race MotoGP Australia pekan sebelumnya. Insiden tersebut menyebabkan pembalap bernomor 89 itu mengalami patah tulang pada bagian pergelangan tangan.

Meski kondisinya belum sepenuhnya pulih, Martin tetap berusaha kembali ke lintasan di Sepang. Ia menjalani sesi latihan pada Jumat dan kembali mencoba mengendarai motornya pada Sabtu pagi.

Namun, kondisi fisiknya belum memungkinkan untuk tampil kompetitif. Martin mengalami kesulitan memberikan tekanan yang cukup saat melakukan pengereman sehingga tidak mampu mempertahankan performa secara konsisten.

Dalam sesi latihan terakhir sebelum kualifikasi, Martin hanya mampu mencatatkan posisi ke-21. Setelah mengevaluasi kondisi fisiknya bersama tim, ia akhirnya memilih mundur dari sisa akhir pekan balapan Malaysia.

Keputusan tersebut juga bertujuan menghindari risiko memperparah cedera dan memberikan waktu lebih banyak bagi proses pemulihan. <Cite refs={[“turn158365search5″,”turn158365news12”]}/>

Peluang Juara Dunia Semakin Berat

Mundurnya Martin menjadi pukulan bagi perjuangannya dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026.

Sebelum GP Malaysia, Martin tertinggal 10 poin dari Marc Márquez yang memimpin klasemen sementara. Ketidakhadirannya dalam sprint race dan balapan utama di Sepang berpotensi memperlebar jarak perolehan poin dengan rivalnya tersebut.

Meski demikian, perjuangan Martin di kejuaraan dunia belum secara matematis berakhir. Masih terdapat seri balapan berikutnya yang dapat memengaruhi posisi klasemen.

Martin sendiri mengakui peluangnya merebut gelar semakin berat. Namun, ia menyatakan tetap ingin berjuang hingga akhir musim demi tim dan orang-orang yang mendukungnya. <Cite refs={[“turn158365news12″,”turn158365search7”]}/>

Fokus Pemulihan untuk GP Qatar

Setelah memutuskan mundur dari GP Malaysia, Martin berencana kembali ke Spanyol untuk melanjutkan proses pemulihan. Ia berharap kondisi pergelangan tangannya membaik sehingga dapat kembali bersaing pada Grand Prix Qatar pekan berikutnya.

Keputusan mundur menjadi langkah untuk mengutamakan pemulihan daripada memaksakan diri tampil dengan kondisi fisik yang belum optimal.

Bagi Aprilia, absennya Martin tentu memengaruhi kekuatan tim dalam persaingan di Sepang. Sementara bagi sang pembalap, fokus berikutnya adalah memulihkan kondisi agar memiliki kesempatan kembali ke lintasan pada seri selanjutnya.

uzi

Komentar