BENGKAYANG, GALUH.INFO – Kebakaran hebat melanda kawasan Pasar Sungai Duri di Desa Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, pada Kamis malam, 20 Agustus 2026. Kobaran api melalap puluhan bangunan pertokoan dan menyebabkan sedikitnya 50 ruko hangus.
Insiden tersebut berdampak terhadap 39 kepala keluarga (KK). Api pertama kali terlihat sekitar pukul 18.30 WIB dan dengan cepat menjalar ke deretan pertokoan yang berdiri saling berdekatan.
Petugas dan relawan mengerahkan puluhan armada pemadam kebakaran untuk mengendalikan kobaran api. Proses pemadaman berlangsung selama berjam-jam hingga petugas akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 04.10 WIB pada Jumat, 21 Agustus 2026.
Kepala Desa Sungai Duri, Heriyanto, mengatakan api pertama kali muncul dari salah satu ruko yang berada di bagian tengah deretan bangunan yang terbakar. Namun, hingga saat ini pihak terkait belum memastikan sumber maupun penyebab kebakaran.
“Pertama kali api muncul dari bagian tengah deretan ruko yang terbakar, tapi belum bisa dipastikan asal maupun penyebab pastinya,” ujar Heriyanto.
60 Unit Damkar dan 77 Personel Gabungan Dikerahkan
Besarnya kebakaran membuat bantuan pemadaman datang dari berbagai wilayah di pesisir utara Kalimantan Barat hingga jalur Pontianak.
Sebanyak 60 unit pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk membantu mengendalikan api. Selain itu, 77 personel gabungan TNI-Polri turut membantu penanganan di sekitar lokasi kebakaran.
Personel gabungan tidak hanya membantu proses pengamanan, tetapi juga mengatur arus lalu lintas di sekitar Pasar Sungai Duri. Petugas juga membantu warga menyelamatkan sejumlah barang berharga yang masih dapat dijangkau sebelum api meluas.
Namun, kobaran api terus membesar karena kondisi bangunan yang berada dalam jarak berdekatan. Petugas membutuhkan waktu berjam-jam untuk menguasai kebakaran.
Api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 04.10 WIB.
Bangunan Kayu dan Posisi Ruko Berdekatan Percepat Api Menjalar
Kapolres Bengkayang AKBP Syahirul Awab menjelaskan, posisi bangunan menjadi salah satu faktor yang mempercepat penyebaran api.
Menurutnya, sebagian besar bangunan yang terbakar merupakan bangunan lama dan menggunakan material kayu. Selain itu, deretan ruko berdiri saling berdekatan sehingga api dengan cepat menjalar dari satu bangunan ke bangunan lainnya.
“Bangunan yang terbakar berada dalam posisi saling berdekatan sehingga api cepat membesar dan menyebar, sebagian besar bangunan juga terbuat dari kayu dan merupakan bangunan lama,” terang Syahirul.
Kondisi tersebut membuat petugas menghadapi tantangan besar dalam mencegah api meluas ke bangunan lain di kawasan Pasar Sungai Duri.
Sementara itu, pihak berwenang masih melakukan penelusuran untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran yang menghanguskan puluhan ruko tersebut.
Kerugian Kebakaran Pasar Sungai Duri Capai Rp70 Miliar
Kebakaran ini menimbulkan kerugian material yang cukup besar. Kapolres Bengkayang memperkirakan nilai kerugian sementara mencapai sekitar Rp70 miliar.
Kerugian tersebut mencakup 50 bangunan atau ruko serta berbagai barang milik warga dan pedagang, seperti sembako, barang elektronik, hingga barang berharga lainnya yang ikut terbakar.
“Kerugian materil sementara diperkirakan kurang lebih Rp70 miliar, terdiri atas 50 unit bangunan atau ruko serta sembako, barang elektronik dan barang berharga lainnya,” jelas Syahirul.
Sebanyak 39 kepala keluarga terdampak akibat musibah tersebut. Kebakaran tidak hanya menghancurkan bangunan, tetapi juga menghanguskan berbagai barang yang tersimpan di dalam pertokoan.
Warganet Ramai Bagikan Video Kebakaran Pasar Sungai Duri
Kebakaran Pasar Sungai Duri juga menghebohkan media sosial. Sejumlah warga membagikan foto dan video amatir yang memperlihatkan kobaran api menjalar cepat di antara deretan bangunan.
Salah satu akun Threads, @su.siu.501, mengunggah dokumentasi kebakaran sekaligus menyampaikan keprihatinannya terhadap para korban.
“Semalam kebakaran hebat melanda ruko Sungai Duri, semoga para korban diberikan kekuatan, ketabahan, serta ganti yang lebih baik, turut sedih buat seluruh korban terdampak bisa segera bangkit dan cepat pulih kembali, amin,” tulis akun tersebut pada Jumat, 21 Agustus.
Akun Threads lainnya, @dominikuswanto48, juga membagikan informasi mengenai kondisi kawasan Pasar Sungai Duri setelah kebakaran.
“Kondisi Pasar Sungai Duri… Semoga selalu dalam lindungan Tuhan… Bagi yang terkena musibah tetap kuat ya…,” tulisnya.
Sejumlah pengguna media sosial lainnya turut membagikan dokumentasi dari lokasi kejadian. Berbagai respons pun muncul, mulai dari doa dan dukungan kepada warga terdampak hingga pertanyaan mengenai penyebab kebakaran.
Hingga kini, penyebab pasti kebakaran Pasar Sungai Duri masih belum diketahui. Pihak terkait masih melakukan penelusuran untuk mengungkap asal api yang pertama kali muncul dari bagian tengah deretan ruko tersebut.








Komentar