Kekeringan Meluas di Pulau Jawa, Ciamis Tetapkan Status Siaga Darurat hingga September 2026

Berita, Daerah38 Dilihat

CIAMIS | GALUH.INFO – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bencana kekeringan mulai meluas di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Krisis air bersih terjadi di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur akibat musim kemarau.

Salah satu daerah yang terdampak ialah Kabupaten Ciamis. Pemerintah daerah bahkan telah menetapkan status siaga darurat kekeringan untuk mempercepat penanganan masyarakat terdampak.

Ciamis Tetapkan Status Siaga

BNPB mencatat kekeringan di Kabupaten Ciamis berdampak kepada 123 kepala keluarga (KK) atau 310 jiwa.

Wilayah yang mengalami krisis air bersih berada di Desa Kawasen, Kecamatan Banjarsari.

Sebagai langkah penanganan, Pemerintah Kabupaten Ciamis menetapkan status siaga darurat kekeringan mulai 1 Juli hingga 30 September 2026.

BPBD Salurkan Air Bersih

BPBD Kabupaten Ciamis langsung mendistribusikan bantuan air bersih kepada warga terdampak.

Sebanyak satu tangki atau sekitar 5.000 liter air bersih telah disalurkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Semarang Juga Terdampak

Kekeringan juga melanda Desa Kemitir, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Peristiwa tersebut berdampak kepada 60 kepala keluarga atau 84 jiwa.

BPBD Kabupaten Semarang telah menyalurkan dua tangki air bersih atau sekitar 5.000 liter kepada warga di Dusun Ngoho.

Pasuruan Alami Krisis Air

Di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, kekeringan melanda Desa Kadungrejo, Kecamatan Winongan.

Sedikitnya 240 kepala keluarga terdampak akibat menurunnya ketersediaan air bersih.

BPBD Kabupaten Pasuruan mendistribusikan empat rit air bersih ke Dusun Krajan 5 dan Dusun Grobyok.

Sukoharjo Salurkan 45 Ribu Liter

Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, juga menghadapi krisis air bersih.

Bencana tersebut berdampak kepada 376 kepala keluarga atau 1.179 jiwa di sejumlah desa.

Pemerintah Kabupaten Sukoharjo telah menetapkan status darurat bencana sejak 1 Mei hingga 30 November 2026.

Selama masa penanganan, BPBD Sukoharjo menyalurkan sembilan tangki atau sekitar 45.000 liter air bersih kepada masyarakat.

BNPB Imbau Tingkatkan Kesiapsiagaan

BNPB mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat agar meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau yang berpotensi memicu kekeringan di berbagai wilayah.

Distribusi air bersih serta pemantauan wilayah terdampak terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi.

fauzi

Komentar