King Kobra 3 Meter Masuk Pos Jaga UPTD Sapi Potong Cijeungjing, Damkar Ciamis Turun Tangan

Berita, Daerah44 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFO Seekor king kobra berukuran sekitar tiga meter tiba-tiba masuk ke Pos Jaga Balai UPTD Sapi Potong, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Rabu (10/9/2026).

Kemunculan ular berbisa berukuran besar itu membuat petugas di lokasi panik. Mereka khawatir keberadaan king kobra tersebut membahayakan petugas maupun warga yang beraktivitas di sekitar lokasi.

Petugas kemudian melaporkan kejadian itu kepada UPTD Pemadam Kebakaran (Damkar) Ciamis agar proses evakuasi berlangsung aman.

King Kobra Masuk dari Atas Pos Jaga

Kabid Damkar Dinas Satpol PP Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan petugas pertama kali melihat ular dari arah atas bangunan pos jaga.

Ular tersebut kemudian merayap hingga masuk ke dalam ruangan. Melihat ukuran dan jenis ular yang berbisa, petugas di lokasi memilih tidak mengambil risiko dengan menangkapnya sendiri.

“Awalnya ular terlihat dari arah atas pos jaga, kemudian merayap masuk ke dalam pos. Karena ukurannya cukup besar dan termasuk ular berbisa, petugas di lokasi memilih melaporkannya kepada Damkar agar evakuasi bisa dilakukan dengan aman,” kata Budi Rahmat.

Laporan masuk ke petugas Damkar sekitar pukul 08.30 WIB. Tim langsung bergerak menuju Balai UPTD Sapi Potong Cijeungjing untuk melakukan evakuasi.

Evakuasi Berlangsung Lancar

Petugas Damkar akhirnya berhasil mengamankan king kobra yang memiliki panjang kurang lebih tiga meter tersebut.

Proses evakuasi berlangsung lancar. Petugas tidak menemukan korban luka maupun korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Alhamdulillah proses evakuasi berjalan lancar. Ular berhasil diamankan tanpa ada korban. Setelah dievakuasi dari pos jaga, ular tersebut kemudian dibawa ke Mako Damkar Ciamis,” ujar Budi.

Sekitar pukul 09.00 WIB, petugas memastikan kondisi di lokasi kembali aman.

Kemunculan king kobra tersebut sebelumnya membuat petugas pos jaga khawatir. Selain berukuran besar, ular itu masuk ke ruangan yang menjadi tempat aktivitas manusia.

Damkar Imbau Warga Tak Tangkap Ular Berbisa

Budi mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangkap sendiri ular berbisa, terutama ketika ular memiliki ukuran besar atau jenisnya tidak diketahui secara pasti.

Menurutnya, masyarakat sebaiknya segera menjauh dan memastikan orang-orang di sekitar lokasi berada dalam posisi aman.

“Kalau menemukan ular yang membahayakan, sebaiknya jangan ditangani sendiri. Amankan diri dan orang-orang di sekitar lokasi, kemudian segera laporkan kepada petugas Damkar. Kami akan membantu melakukan evakuasi dengan cara yang lebih aman,” katanya.

fauzi

Komentar