LT-2 Pramuka Cikoneng Digelar, Ketua Kwarran Soroti Minimnya Dukungan Pembinaan

Berita, Daerah42 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFO — Lomba Tingkat II (LT-2) Kwartir Ranting (Kwarran) Cikoneng, Kabupaten Ciamis, kembali digelar sebagai bagian dari pembinaan anggota Gerakan Pramuka.

Kegiatan berlangsung selama tiga hari dua malam, mulai Selasa, 6 Oktober hingga Kamis, 8 Oktober 2026. Sebanyak 83 peserta tingkat penggalang SD/MI, SMP, dan MTs ikut dalam kegiatan tersebut.

Peserta terdiri dari 42 putra dan 41 putri. Mereka berasal dari 47 pangkalan atau gugus depan (gudep) yang mengikuti berbagai kegiatan kepramukaan dengan pendampingan para pembina.

Ketua Kwarran Soroti Dukungan Pembinaan

Di tengah antusiasme peserta, Ketua Kwarran Cikoneng, Dodo, menyoroti dukungan terhadap kegiatan pembinaan Pramuka.

Menurutnya, kegiatan Pramuka harus berlangsung dengan suasana ceria dan penuh semangat. Namun, semangat peserta juga membutuhkan dukungan nyata dari berbagai pihak.

“Lomba itu jangan merengut, harus ceria. Tetapi miris kalau semangat anak-anak ini tidak diimbangi dengan kepedulian nyata dari lingkungan sekitar,” ujar Dodo di sela kegiatan.

Dodo menilai pembinaan Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda.

LT-2, menurutnya, bukan sekadar perlombaan atau kegiatan ekstrakurikuler. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses pendidikan yang melatih kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, kepemimpinan, dan tanggung jawab.

Peserta Berpeluang Lanjut ke LT-3

LT-2 juga menjadi salah satu tahapan dalam pembinaan Gerakan Pramuka. Peserta yang menunjukkan kemampuan terbaik nantinya berpeluang mengikuti Lomba Tingkat III (LT-3) di tingkat Kabupaten Ciamis.

Pelaksanaan LT-3 tersebut dijadwalkan berlangsung pada Desember 2026.

Dodo berharap seluruh pihak memahami pentingnya proses pembinaan tersebut.

“Ini dilaksanakan lima tahun sekali. Tujuannya jelas, yaitu pembinaan peserta didik. Jangan sampai pembina di lapangan merasa berjuang sendiri,” katanya.

Menurut Dodo, dukungan terhadap Pramuka tidak seharusnya hanya muncul ketika peserta berhasil meraih prestasi.

Dukungan juga dibutuhkan sejak proses latihan, pembinaan, hingga pelaksanaan berbagai kegiatan kepramukaan.

Pemerintah dan Masyarakat Didorong Ikut Mendukung

Dodo mengajak pemerintah, sekolah, orang tua, masyarakat, hingga dunia usaha untuk memberikan perhatian terhadap kegiatan Pramuka.

Ia menilai pembinaan generasi muda membutuhkan dukungan bersama. Pramuka dapat menjadi salah satu ruang untuk membangun karakter dan kemampuan anak sejak dini.

“Yang kita bina hari ini adalah anak-anak yang akan menjadi generasi penerus. Karena itu, dukungan terhadap pembinaan mereka jangan dianggap sebagai hal sepele,” ujarnya.

Melalui LT-2, Kwarran Cikoneng tidak hanya mencari peserta terbaik untuk melanjutkan ke tingkat berikutnya.

Kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi peserta untuk belajar bekerja sama, mandiri, disiplin, bertanggung jawab, serta mengembangkan kemampuan kepemimpinan.

Berbagai pihak terus mendukung pembinaan Pramuka agar semakin optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi muda di Cikoneng.

uzi

Komentar