PPP Gelar Musyawarah Anak Cabang di Cijeungjing, Arief Maoshul Soroti Penguatan Jaringan hingga Tingkat Desa

Berita, Daerah251 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFO – Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) di Pesantren Nurul Huda, Desa Ciharalang, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Selasa (25/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian konsolidasi organisasi PPP setelah pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) di tingkat kabupaten.

H. Arief Maoshul Affandy, S.Pd.I. mengatakan, pelaksanaan Musancab merupakan bagian dari aturan organisasi partai. Setelah Muscab tingkat kabupaten berlangsung, partai memiliki waktu paling lambat tiga bulan untuk membentuk kepengurusan baru di tingkat kecamatan.

“Musyawarah anak cabang ini memang aturan dari partai. Setelah pelaksanaan Muscab tiga bulan ke belakang untuk pemilihan ketua tingkat kabupaten atau ketua DPC, selambat-lambatnya tiga bulan kemudian harus terbentuk kepengurusan atau pemilihan baru untuk ketua tingkat kecamatan,” ujar Arief.

Musancab Dapil 6 Hampir Rampung

Arief menjelaskan, rangkaian Musancab di daerah pemilihan (Dapil) 6 Kabupaten Ciamis mencakup lima kecamatan.

Menurutnya, Musancab di Cijeungjing menjadi kegiatan kelima dalam rangkaian tersebut. Dengan demikian, PPP tinggal menyelesaikan satu agenda Musancab lagi.

“Untuk Dapil 6 ada lima kecamatan dan alhamdulillah ini kegiatan Musancab ke-5. Jadi tinggal satu lagi, besok mungkin di Banjarsari,” katanya.

Selain konsolidasi kepengurusan, Arief juga menyinggung komunikasi politik terkait dinamika pemerintahan daerah. Ia mengaku sempat menerima undangan pertemuan dari pihak koalisi.

Namun, Arief memilih tidak banyak memberikan komentar mengenai pembahasan tersebut.

PPP Ciamis menggelar Musyawarah Anak Cabang
PPP Ciamis menggelar Musyawarah Anak Cabang

PPP Fokus Perkuat Struktur Organisasi

Arief menegaskan, salah satu target utama Musancab yakni memperbaiki dan memperkuat jaringan organisasi PPP hingga tingkat bawah.

Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya bergantung pada struktur di tingkat kabupaten. Partai juga membutuhkan jaringan yang aktif dan solid hingga tingkat kecamatan dan desa.

“Target sendiri dari musyawarah ini tentu pertama kita memperbaiki jaringan kepengurusan,” ujar Arief.

Ia menilai penguatan struktur organisasi menjadi penting untuk menghadapi tahapan politik dan pemilu mendatang.

Arief menyebut terdapat kajian yang menunjukkan peluang PPP untuk memenuhi ambang batas parlemen akan semakin terbuka apabila jaringan partai terbentuk secara nyata hingga tingkat bawah.

“Seharusnya ketika itu bisa lolos parlementer kalau memang jaringannya terbentuk sampai bawah dan benar-benar jaringan yang ada, bukan hanya nama,” katanya.

Target PPP Tambah Kursi di DPRD Ciamis

Arief juga memaparkan target politik PPP di Kabupaten Ciamis. Saat ini, PPP memiliki empat kursi di DPRD Kabupaten Ciamis.

Ia menilai secara perhitungan suara, PPP sebenarnya memiliki peluang untuk memperoleh lima kursi.

Salah satu peluang kursi yang hilang berada di Dapil 6. Arief menyebut kondisi tersebut berkaitan dengan salah satu calon PPP yang meninggal dunia pada momentum pemilu sebelumnya.

“Kita hari ini punya empat kursi. Harusnya secara hitungan di atas kertas kami seharusnya bisa mendapat lima kursi. Salah satu kursi target kita yang hilang memang di Dapil 6 karena salah satu calon kami waktu itu wafat,” jelasnya.

Karena itu, PPP akan berupaya realistis dalam menentukan target pada pemilu berikutnya.

Arief mengatakan partainya juga melihat peluang penambahan kursi di beberapa daerah pemilihan.

“Kalau melihat realistis, yang kosong itu di Dapil 3 kurang sedikit. Target minimal satu dapil, kalau bisa ada satu di Dapil 1 dan satu di Dapil 2, itu saya rasa sudah luar biasa,” katanya.

Menunggu Arahan DPP Terkait DPR RI

Selain target kursi DPRD Kabupaten Ciamis, PPP juga memiliki target untuk kembali menembus parlemen di tingkat nasional.

Arief mengatakan target tersebut sudah menjadi bagian dari program Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PPP.

Namun, pembahasan mengenai daerah pemilihan DPR RI masih menunggu kepastian karena muncul informasi mengenai kemungkinan perubahan maupun penambahan dapil.

“Target DPR RI tentu karena itu sudah menjadi program dari DPP untuk meloloskan ke parlemen. Tapi sampai hari ini pembahasan itu masih menunggu karena ada beberapa kabar bahwa akan ada perubahan dapil atau penambahan dapil,” ujarnya.

Karena itu, jajaran DPC PPP Ciamis masih menunggu arahan resmi dari DPP terkait strategi dan target untuk DPR RI.

Arief berharap konsolidasi organisasi melalui Musancab dapat memperkuat kembali mesin partai di seluruh wilayah Kabupaten Ciamis.

Ia menargetkan proses penataan jaringan organisasi dapat berjalan sebelum memasuki tahapan politik berikutnya.

“Kami berharap jaringan se-Kabupaten Ciamis ini bisa kita reaktualisasikan. Mudah-mudahan sebelum 2026 ini selesai, mulai 2027 kita sudah siap menghadapi tahapan KPU dan pemeriksaan data,” pungkasnya.

uzi GI

Komentar