PSGC Ciamis Matangkan Skuad Liga 2 2026/2027, Datangkan Pemain Asing dan Tunggu Lima Pemain Persib

Berita, Olahraga299 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFO – Manajemen PSGC Ciamis terus mematangkan komposisi skuad menjelang kompetisi Liga 2 Indonesia musim 2026/2027. Laskar Singacala mendatangkan pemain asing, memantau sejumlah pemain baru, serta menunggu kepastian pemain pinjaman dari Persib Bandung.

Salah satu pemain yang telah bergabung dengan PSGC Ciamis ialah gelandang serang asal Kosta Rika, Johan Josue Bonilla Calderon. Pemain berusia 30 tahun itu sebelumnya bermain untuk Gzira United FC dan kini menjalani persiapan bersama tim di Stadion Galuh Ciamis.

Asisten Pelatih PSGC Ciamis, Eka Ramdani, mengatakan tim telah menunggu kedatangan Johan selama beberapa minggu. Setelah menempuh perjalanan panjang menuju Indonesia, Johan akhirnya bergabung dengan skuad Laskar Singacala.

“Setelah beberapa minggu kita tunggu, akhirnya dia sudah bisa bergabung dengan tim. Kemarin dia juga menyampaikan bahwa kita harus menjadi sebuah keluarga untuk bisa bekerja sama dan mengangkat tim ini,” kata Eka.

Johan Bonilla Butuh Adaptasi Setelah Perjalanan Panjang

Eka menjelaskan Johan membutuhkan waktu untuk menyesuaikan kondisi fisik setelah melakukan perjalanan sekitar 40 jam dari Kosta Rika menuju Indonesia.

Tim pelatih memberikan kesempatan kepada sang pemain untuk beradaptasi dengan cuaca, kebugaran, dan kondisi sepak bola Indonesia.

“Dia bilang sekitar 40 jam perjalanan dari Kosta Rika ke sini. Saya pikir dia butuh adaptasi, tidak hanya dengan cuaca, tapi juga aspek fisik dan kebugarannya. Mungkin memang ada penurunan, dan itu hal yang normal serta wajar,” ujar Eka.

PSGC Ciamis juga memiliki pelatih fisik yang akan membantu meningkatkan kondisi Johan. Eka menyebut jajaran pelatih akan berdiskusi untuk menentukan program yang tepat bagi pemain asing tersebut.

“Di sini kami punya pelatih fisik. Nanti mungkin kami akan berdiskusi untuk bisa meningkatkan performanya,” sambungnya.

Meski baru menjalani dua kali sesi latihan, Johan telah menunjukkan kemampuan teknik dan visi bermain yang mendapat perhatian dari tim pelatih.

“Kalau dari dua kali latihan ini kita bisa lihat kualitasnya secara teknik, kemudian visi bermainnya. Saya berharap dia bisa menjadi motor serangan buat PSGC,” kata Eka.

Menurut Eka, musim ini menjadi pengalaman pertama Johan bermain di kompetisi sepak bola Indonesia.

Persiapan PSGC Ciamis Capai 60 hingga 70 Persen

Selain memperkuat komposisi pemain, PSGC Ciamis terus membangun karakter permainan menjelang bergulirnya Liga 2 2026/2027.

Eka menyebut persiapan tim telah mencapai sekitar 60 hingga 70 persen. Tim pelatih mulai memperkenalkan karakter dan identitas permainan kepada seluruh pemain.

“Persiapan tim mungkin sudah 60-70 persen. Secara taktikal juga kita sudah mulai mengenalkan bagaimana karakter tim dan identitas tim kepada para pemain,” jelas Eka.

Ia menambahkan para pemain mulai memahami keinginan tim pelatih selama dua minggu terakhir.

“Saya lihat dalam dua minggu ini pemain sudah mulai memahami keinginan dari pelatih,” tambahnya.

PSGC menargetkan komposisi akhir skuad berjumlah sekitar 30 hingga 35 pemain. Tim pelatih masih memantau sejumlah nama untuk mengisi posisi yang membutuhkan tambahan kekuatan.

“Kurang lebih kita mungkin 30 sampai 35 pemain untuk skuad PSGC. Kita juga masih ada beberapa pemain yang kita pantau,” kata Eka.

Eka berharap proses finalisasi seluruh pemain dapat selesai pada akhir Agustus 2026.

“Harusnya akhir Agustus sudah finalisasi, sudah selesai,” tegasnya.

PSGC Tunggu Kepastian Lima Pemain Pinjaman Persib

Di sisi lain, Chief Executive Officer PSGC Ciamis, Herdiat Sunarya, menyebut tim menyiapkan slot bagi pemain Persib Bandung yang akan bergabung untuk menambah kedalaman skuad.

“Kurang lebih lima pemain, senior dan junior,” ujar Herdiat.

Namun, Eka Ramdani mengaku tim pelatih belum menerima konfirmasi final mengenai jumlah maupun nama pemain yang akan datang dari Persib.

“Nah, ini juga. Kita belum konfirmasi lagi berapa jumlah pemain yang dari Persib itu, terus siapa saja. Belum pasti, belum terkonfirmasi,” kata Eka.

Menurutnya, kepastian tersebut membutuhkan waktu karena Persib baru menyelesaikan agenda penting. Pemain juga membutuhkan waktu untuk beristirahat sebelum menjalani aktivitas berikutnya.

“Karena kemarin baru beres final semalam. Mungkin butuh dua sampai tiga hari pemain juga rest atau istirahat, baru mungkin bisa ke sini,” ujarnya.

Sementara itu, terdapat spekulasi mengenai dua pemain senior Persib berinisial D dan F yang kemungkinan mendapat kesempatan bermain melalui skema peminjaman. Namun, hingga kini PSGC belum mengonfirmasi nama pemain yang akan bergabung.

Ezechiel N’Douassel Diharapkan Jadi Mesin Gol

Dukungan terhadap langkah manajemen PSGC juga datang dari suporter Balad Galuh. Ketua Balad Galuh, Gozin, menyambut positif kehadiran striker veteran Ezechiel N’Douassel.

“Mudah-mudahan nanti di PSGC bisa menjadi mesin gol,” ujar Gozin.

Ia menilai pengalaman Ezechiel saat bermain di kompetisi kasta atas dapat memberikan nilai tambah bagi skuad PSGC Ciamis.

“Kami menyambut baik kedatangan striker Ezechiel N’Douassel atau King Eze. Dia punya pengalaman pernah bermain dengan Persib Bandung dan juga cukup produktif,” katanya.

Menurut Gozin, karakter permainan Ezechiel dapat menjadi ancaman bagi lini pertahanan lawan.

“Pada masa keemasannya bersama Persib Bandung, Eze dikenal sebagai penyerang tipe tank yang liar dan ganas. Posturnya tinggi dan kekar, serta berani berduel fisik dengan barisan pertahanan lawan,” ungkapnya.

PSGC Rencanakan TC di Yogyakarta dan Uji Coba

Untuk mematangkan persiapan, tim pelatih PSGC telah mengajukan rencana pemusatan latihan atau training center di Yogyakarta.

“Ya, kemarin sudah kita ajukan ke manajemen. Tinggal tunggu finalisasi dari manajemen apakah kita berangkat minggu depan atau minggu depannya lagi,” tutur Eka.

Eka menjelaskan tim memilih Yogyakarta karena banyak klub yang menjalani pemusatan latihan di wilayah tersebut. Kondisi itu memudahkan PSGC mencari lawan untuk pertandingan uji coba.

“Rencana kita mungkin ke Jogja. Karena di sana banyak tim TC di sana. Jadi untuk uji coba gampang, kita cari lawan,” jelasnya.

Selain menguji penerapan taktik, pertandingan persahabatan juga akan membantu tim pelatih mengukur kondisi fisik para pemain.

PSGC juga membuka peluang menggelar pertandingan persahabatan melawan Persib Bandung di Stadion Galuh Ciamis. Namun, Herdiat menegaskan kedua tim harus menyesuaikan jadwal karena masing-masing memiliki program persiapan sendiri.

“Kalau uji coba nanti kita lihat waktu ya. Persib juga punya program, kita juga punya program,” ujar Herdiat.

Launching Jersey Ditargetkan Bertepatan dengan HUT PSGC

Manajemen PSGC Ciamis juga tengah merancang agenda peluncuran jersey dan perkenalan tim. Herdiat menyebut klub berencana menggelar kegiatan tersebut bertepatan dengan hari ulang tahun PSGC pada 30 Agustus.

“Masih dirancang-rancang ini juga. Pas ulang tahun aja. Ulang tahunnya 30 Agustus,” kata Herdiat.

Ia berharap seluruh persiapan PSGC Ciamis berjalan lancar menuju Liga 2 2026/2027.

“Doakan saja lah semoga lancar semuanya,” pungkasnya.

Berdasarkan jadwal yang tercantum dalam bahan, PSGC Ciamis akan memulai perjuangan di Liga 2 2026/2027 dengan menghadapi Persikad pada Sabtu, 12 September 2026. Setelah itu, Laskar Singacala dijadwalkan menjalani laga kandang perdana melawan Sumsel United FC di Stadion Galuh Ciamis pada 19 September 2026.

Komentar