Rakerkab PPDI Ciamis, Bupati Herdiat Dorong Perangkat Desa Perkuat Soliditas dan Pelayanan

Berita, Daerah23 Dilihat

CIAMIS, GALUH.INFO — Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mendorong perangkat desa memperkuat soliditas dan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Ia menilai perangkat desa memiliki posisi penting dalam menjalankan pemerintahan hingga tingkat paling dekat dengan warga.

Pesan tersebut Herdiat sampaikan saat membuka Rapat Kerja Kabupaten (Rakerkab) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Ciamis, Kamis, 17 September 2026.

Kegiatan berlangsung di Venue Galuh Bumi Satria, Kecamatan Cijeungjing. Agenda tersebut juga menghadirkan Grand Final The Voice Perangkat Desa Antar Kecamatan dan Launching Garda PSGC Ciamis Tahun 2026.

PPDI Jadi Garda Terdepan Pelayanan

Herdiat menyebut PPDI memiliki peran strategis dalam mendukung pemerintah daerah. Ia meminta perangkat desa menjalankan tugas dengan integritas dan disiplin.

“PPDI merupakan partner pemerintah daerah dan garda terdepan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Saya berharap PPDI selalu menjaga integritas, menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat dengan penuh disiplin, serta selalu mengutamakan masyarakat di atas kepentingan pribadi atau golongan,” ujar Bupati Ciamis.

Herdiat juga menyinggung kondisi anggaran pemerintah yang masih menghadapi efisiensi. Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak boleh menghentikan pelayanan dan pembangunan.

Ia mengapresiasi kepala dinas, kepala desa, serta aparat desa yang tetap menjalankan tugas dan meraih prestasi di tengah keterbatasan tersebut.

Herdiat meminta seluruh jajaran tetap kompak. Ia juga mengajak perangkat desa menjaga semangat bersama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Desa Perlu Gali Potensi Lokal

Herdiat mendorong pemerintah desa meningkatkan kemandirian melalui pengembangan potensi lokal.

Menurutnya, setiap desa memiliki sumber daya yang dapat dikembangkan untuk mendukung kemajuan masyarakat.

Melalui Rakerkab, Herdiat berharap PPDI memperkuat sinergi antarpemerintah desa. Ia juga meminta perangkat desa menjaga kondusivitas dan harmonisasi di wilayah masing-masing.

Sementara itu, Ketua PPDI Kabupaten Ciamis Akhmad Himawan mengatakan Rakerkab menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas, citra, dan kapasitas perangkat desa.

Ia mengakui tantangan perangkat desa semakin berat di tengah kebijakan efisiensi. Pada saat yang sama, perangkat desa tetap harus mendukung program strategis nasional.

“Kami berharap Rakerkab ini dapat merumuskan inovasi yang benar-benar solutif dan berdampak nyata bagi peningkatan dan kompetensi anggota PPDI serta memberikan kontribusi yang luas terhadap Tatar Galuh dan negara. Semoga kita terus bekerja sama dan forum ini dapat menjadi tempat untuk berdiskusi serta menghasilkan keputusan dan rekomendasi yang menampung aspirasi para anggota,” ujarnya.

Rakerkab Dirangkai Berbagai Agenda

Dalam kegiatan tersebut, Herdiat turut mengingatkan jajaran perangkat desa mengenai Pilkades serentak yang rencananya berlangsung pada 13 Desember 2026.

Pilkades tahun ini akan mengandalkan digitalisasi. Herdiat menilai sosialisasi perlu diperkuat karena mekanisme tersebut menjadi hal baru di Kabupaten Ciamis.

Ia meminta masyarakat mendapat pemahaman yang cukup mengenai mekanisme pencoblosan secara digital.

Rakerkab PPDI juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan perangkat desa. Kegiatan semakin semarak dengan Grand Final The Voice Perangkat Desa.

Lima finalis dari Rancah, Kawali, Sindangkasih, Cidolog, dan Banjarsari mengikuti babak final tersebut.

Selain itu, PPDI meluncurkan Garda PSGC Ciamis Tahun 2026. Gabungan suporter perangkat desa itu akan memberikan dukungan kepada PSGC Ciamis yang dijadwalkan bertanding pada Sabtu, 19 September 2026, di Stadion Galuh Ciamis.

Komentar