JAKARTA, GALUH.INFO — Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih pada Kamis, 1 Oktober 2026. Pelantikan berlangsung di Istana Negara, Jakarta, dengan sejumlah menteri, wakil menteri, pejabat lembaga, serta pimpinan Polri menempati jabatan baru.
Pelantikan menteri dan wakil menteri berlandaskan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 104/P Tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Menteri dan Wakil Menteri Negara Kabinet Merah Putih Periode Tahun 2024–2029. Pemerintah menyebut ada 10 menteri dan wakil menteri yang dilantik berdasarkan Keppres tersebut.
Sementara itu, pengangkatan Kepala Staf Kepresidenan dan Kepala Badan Reforma Agraria Nasional berlandaskan Keppres Nomor 105/P Tahun 2026. Dalam agenda yang sama, pemerintah juga melantik Wakil Kepala BPKP dan Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa.
Sumpah Jabatan Dipimpin Langsung Prabowo
Prosesi pelantikan diikuti dengan pengucapan sumpah jabatan. Presiden Prabowo memimpin langsung pengucapan sumpah yang diikuti para pejabat yang memperoleh amanah baru.
Salah satu bagian sumpah jabatan yang dibacakan bersama berbunyi:
“Bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara.”
Prosesi tersebut menjadi bagian penting dalam pelantikan karena para pejabat yang dilantik secara resmi mengucapkan sumpah untuk menjalankan tugas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Daftar Menteri dan Wakil Menteri yang Dilantik
Berdasarkan keterangan resmi Sekretariat Negara, sejumlah nama yang dilantik dalam jajaran Kabinet Merah Putih pada 1 Oktober 2026 antara lain:
- Bahlil Lahadalia sebagai Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi.
- Sugiono sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.
- Dudung Abdurachman sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan.
- Arrmanatha Christiawan Nasir sebagai Menteri Luar Negeri.
- Muhammad Sarmuji sebagai Menteri Perindustrian.
- Dradjad Hari Wibowo sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Perekonomian.
- Nurkolisoh Ibnu Aman sebagai Wakil Menteri Keuangan.
- Luky Afirman sebagai Wakil Menteri Keuangan.
- Saleh Mustafa sebagai Wakil Menteri Pertanian.
- Irwan Meilano sebagai Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan.
Daftar tersebut merupakan pejabat yang dilantik dalam kelompok menteri dan wakil menteri berdasarkan Keppres Nomor 104/P Tahun 2026.
Listyo Sigit hingga Dedi Prasetyo Isi Jabatan Lembaga
Selain jajaran kementerian, Presiden Prabowo juga melantik sejumlah pejabat pada lembaga negara.
Listyo Sigit Prabowo dilantik sebagai Kepala Staf Kepresidenan. Posisi tersebut sebelumnya berkaitan dengan koordinasi kerja Kantor Staf Presiden dalam mendukung tugas pemerintahan.
Kemudian, Dedi Prasetyo dilantik sebagai Kepala Badan Reforma Agraria Nasional (BRAN).
Presiden juga melantik Ariyanto Wibowo sebagai Wakil Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), serta Muhammad Fadil Imran sebagai Wakil Kepala Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa. Pengangkatan keempat pejabat tersebut tercantum dalam dasar hukum yang berbeda sesuai masing-masing jabatan.
Suyudi Ario Seto Resmi Menjadi Kapolri
Perubahan juga terjadi pada pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Presiden Prabowo melantik Komisaris Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri.
Sementara Komisaris Jenderal Polisi Wahyu Hadiningrat dilantik sebagai Wakapolri.
Pelantikan keduanya berlangsung di Istana Negara pada Kamis, 1 Oktober 2026. Pemerintah menyebut pengangkatan tersebut berlandaskan Keppres Nomor 96/POLRI Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Kapolri serta Keppres Nomor 97/POLRI Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Wakapolri.
Dengan demikian, reshuffle pada 1 Oktober 2026 tidak hanya menyentuh struktur kementerian. Perubahan juga mencakup sejumlah posisi strategis di lembaga pemerintahan dan kepolisian.
Agenda tersebut menjadi salah satu perubahan susunan pemerintahan pada masa Kabinet Merah Putih periode 2024–2029. Pelantikan dilakukan secara resmi di Istana Negara dan seluruh pejabat yang memperoleh amanah baru mengikuti prosesi sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo.
uzi








Komentar