Ciamis | Galuh Info – Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, menghadiri pelantikan Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Ciamis Raya periode 2026–2027 yang berlangsung khidmat di Auditorium STIKES Muhammadiyah Ciamis, Rabu (22/04/2026).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Kepemimpinan Profetik Menuju Kader Progresif dan Berdaya Saing bagi Kemajuan Ciamis”, yang dinilai selaras dengan dinamika dan tantangan zaman yang kian kompleks.
Dalam sambutannya, Sekda Ciamis menegaskan bahwa kepemimpinan profetik merupakan konsep yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek struktural dan administratif, tetapi juga berakar pada nilai-nilai kenabian yang luhur.
Nilai-nilai seperti shiddiq (kejujuran), amanah (tanggung jawab), tabligh (transparansi), dan fathonah (kecerdasan) disebut sebagai fondasi utama yang harus dimiliki oleh setiap pemimpin, khususnya di kalangan generasi muda.
Menurutnya, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah memiliki posisi strategis sebagai organisasi kader yang berperan penting dalam mencetak generasi intelektual yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual yang kuat.
Ia menilai, kehadiran kader-kader progresif yang berdaya saing menjadi kebutuhan mendesak dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan daerah, baik di sektor ekonomi, sosial, maupun pembentukan karakter masyarakat.
Lebih lanjut, Sekda mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Ciamis terus berupaya mendorong peningkatan kualitas pembangunan di berbagai bidang secara berkelanjutan.
Namun demikian, ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk mahasiswa dan organisasi kepemudaan.
Dalam konteks tersebut, IMM diharapkan mampu mengambil peran sebagai agen perubahan yang membawa gagasan segar serta solusi konstruktif bagi kemajuan daerah.
Selain itu, kader IMM juga diharapkan dapat menjalankan fungsi sebagai agen kontrol sosial yang kritis namun tetap berlandaskan etika dan tanggung jawab.
“Mahasiswa harus mampu menjadi kekuatan intelektual yang tidak hanya mengkritik, tetapi juga menawarkan solusi yang nyata dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat,” ujarnya.
Sekda juga mengingatkan pentingnya membangun kepemimpinan yang berorientasi pada pengabdian, bukan semata-mata mengejar kekuasaan atau kepentingan pribadi.
Ia mengajak seluruh kader IMM untuk menjadi pemimpin yang mampu merangkul, menginspirasi, dan menghadirkan manfaat luas bagi masyarakat.
Lebih jauh, kepengurusan baru IMM Ciamis Raya didorong untuk menjaga soliditas internal organisasi serta meningkatkan kualitas kaderisasi secara berkelanjutan.
Penguatan peran IMM sebagai gerakan intelektual berbasis nilai-nilai Islam berkemajuan juga dinilai menjadi kunci dalam menjaga eksistensi organisasi di tengah arus perubahan global.
Sekda turut mengajak IMM untuk membangun sinergi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam upaya mewujudkan Ciamis yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Di akhir sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus PC IMM Ciamis Raya yang baru dilantik.
Ia menegaskan bahwa amanah yang diemban merupakan tanggung jawab besar yang menuntut integritas, dedikasi, serta komitmen tinggi dalam menggerakkan organisasi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
Fauzi GI






