Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Barat Pangandaran, Dua Selamat dan Satu Masih Dicari

Berita, Daerah15 Dilihat

PANGANDARAN, GALUH.INFO – Tiga wisatawan asal Kabupaten Bandung terseret arus saat berenang di kawasan Pantai Barat Pangandaran, Jumat (17/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB. Dua orang berhasil selamat, sedangkan satu wisatawan hingga kini masih dalam pencarian petugas gabungan.

Kasat Polairud Polres Pangandaran, Iptu Anang Tri, membenarkan insiden tersebut. Ia mengatakan ketiga wisatawan datang ke Pangandaran untuk berlibur sejak Kamis (16/7/2026).

Korban yang terlibat dalam peristiwa itu yakni Mohamad Rizki (20), Jatmiko (25), dan Ryan (18). Ketiganya berenang di kawasan Pantai Barat, tepatnya di sekitar Pos 3 hingga Pos 4.

Ombak Besar Menyeret Tiga Wisatawan

Menurut Anang, ketiga wisatawan masih berada di laut ketika kondisi mulai menjelang malam. Saat itu, ombak besar datang dan menyeret mereka ke tengah laut sehingga proses penyelamatan menjadi lebih sulit.

“Dari tiga wisatawan, Ryan dan Jatmiko berhasil selamat, sedangkan Mohamad Rizki masih dalam pencarian,” ujar Anang.

Petugas menghentikan pencarian sementara karena kondisi gelap dan keterbatasan jarak pandang. Tim kemudian melanjutkan operasi pencarian pada hari berikutnya.

Korban Bermain Menggunakan Papan Selancar

Jatmiko menuturkan dirinya bersama dua rekannya menggunakan papan selancar saat bermain di pantai. Ketika mereka berada di laut, ombak besar datang secara tiba-tiba dan membuat ketiganya kehilangan kendali.

“Kejadiannya tadi lagi berenang bertiga. Kami pakai papan selancar, tapi ombak datang sangat deras. Dari situ saya tidak ingat apa-apa lagi sampai akhirnya ditolong oleh nelayan yang kebetulan sedang melintas dengan perahu,” katanya.

Ryan berhasil berenang menuju bibir pantai dengan kemampuannya sendiri. Sementara itu, arus laut menyeret Jatmiko dan Mohamad Rizki semakin jauh dari daratan.

Nelayan Selamatkan Salah Satu Korban

Seorang nelayan yang sedang melintas melihat Jatmiko melambaikan tangan meminta pertolongan. Nelayan tersebut segera mendekati lokasi dan mengevakuasi korban ke tempat yang aman.

“Beruntung ada nelayan setempat yang sedang bersiaga di kawasan tersebut dengan sigap memberikan pertolongan kepada saya saat melambaikan tangan meminta bantuan,” ujar Jatmiko.

Sementara itu, tim gabungan terus melakukan pencarian terhadap Mohamad Rizki. Petugas memfokuskan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dan mengoordinasikan operasi bersama unsur terkait.

Polairud Polres Pangandaran kembali mengimbau wisatawan agar mematuhi aturan keselamatan saat beraktivitas di pantai. Wisatawan juga diminta tidak berenang menjelang malam serta selalu memperhatikan kondisi cuaca, tinggi gelombang, dan arahan petugas demi menghindari risiko kecelakaan laut.

FAUZI

Komentar